Pengobatan Alternatif Syaraf Kejepit Gagal, Sembuh dengan Endoskopi

Meski telah mencoba berbagai pengobatan alternatif sampai medis untuk syaraf kejepit. Pernah juga hingga ke luar kota, tapi kondisinya tidak mengalami perubahan. Pandu akhirnya melakukan pengobatan di Lamina Pain and Spine Center dengan teknologi endoskopi sebagai alternatif nya, kita intip bagaimana kondisi syaraf terjepitnya kini. Testimoni Endoskopi Pasien Pak Pandu Eka Iwana (27th) memiliki keluhan saraf terjepit di tulang belakang sejak 7 bulan lalu, namun merasa sangat sakit sejak 3 bulan lalu. Nyeri terasa dari pinggang kiri terasa tertarik dan kesemutan, duduk sakit, tidur harus miring dan jalan maksimal hanya 10 menit. Pak Pandu sudah mencoba berbagai pengobatan  medis hingga ke luar kota namun tidak ada perubahan. Selain itu, ia juga mencoba pengobatan alternatif syaraf terjepit namun usahanya gagal.   Setelah MRI dan berkonsultasi dengan dr Mahdian Nur Nasution, SpBS, di Klinik Nyeri dan Tulang Belakang yang sekarang berubah nama menjadi Lamina Pain and Spine Center. Pak Pandu saran untuk melakukan tindakan operasi minimally invasive Endoskopi PELD. Syaraf terjepit di tulang belakang akan memberikan gejala berupa sensasi kesemutan dan lemah di kaki. Saraf yang terjepit harus segera sembuh sebelum menyebabkan kelumpuhan. Minimally Invasive Alternatif Untuk Pengobatan Syaraf Kejepit Dr Mahdian Nur Nasution, SpBS melakukan tindakan Endoscopy PELD sejak tahun 2017. Endoscopy PELD (Percutanous Endoscopy Lumbar Discectomy) merupakan pengobatan alternatif syaraf kejepit teknik baru yang bersifat minimal invasive. Endoskopi PECD merupakan terapi alternatif pengobatan syaraf kejepit akibat bantalan tulang (discus) yang menojol tanpa bedah, hanya dengan lubang berdiameter 7 mm. Lama tindakan ± 30—60 menit dengan menggunakan bius lokal. Dengan teknik ini, biasanya pasien hanya memerlukan perawatan 1 hari.   Pengobatan syaraf kejepit pasien dengan endoskopi merupakan alternatif terapi terkini. Pasca tindakan pasien bisa aktivitas normal hanya dalam beberapa hari kemudian. Seperti halnya pak Pandu, pasien lain juga mengakui pengobatan syaraf kejepit dengan endoskopi dapat menyembuhkan saraf terjepit tanpa operasi/ pembedahan. Jangan Coba Pengobatan Alternatif Selain Medis terapi alternatif non medis memang banyak bermunculan di masyarakat Indonesia. Terapi seperti pemijatan sebenarnya dapat dilakukan, hanya saja perlu lihat kondisinya. Memutar atau penekanan tulang belakang yang berlebihan malah dapat mencederai atau memperberat kondisi syaraf kejepit yang pasien alami. Konsultasikan kepada dokter terdekat sebelum Anda memutuskan melakukan terapi alternatif. Segera konsultasikan berbagai keluhan nyeri Anda Bersama Dokter-dokter terbaik kami di Klinik Nyeri dan Tulang belakang. Kami akan melayani Anda sepenuh hati.

Teknologi Terbaru dengan Minimally Invasive Spine Surgery

Keluhan Saraf Terjepit di Tulang Belakang Haikal Hakim (27th) memiliki keluhan saraf terjepit di tulang belakang sejak 9 bulan lalu Nyeri yang dirasakan yakni dari pinggang hingga ke tumit terasa sakit, panas, kebas dan kesemutan. Haikal maksimal berdiri kurang dari 5 menit, kakinya akan terasa sakit, perih dan kaku. Beberapa waktu sebelum nyeri mulai dirasakan, Haikal mengalami kecelakaan jatuh dari motor. Kecelakaan/trauma pada tulang belakang merupakan penyebab yang paling umum saraf terjepit. Setelah MRI dan berkonsultasi dengan dr. Mahdian Nur Nasution, Sp.BS, Haikal mengalami saraf terjapit di L5-S1 dan disarankan melakukan tindakan operasi minimally invasive Endoscopy PELD. Saraf terjepit di tulang belakang akan memberikan sensasi kesemutan dan lemah di kaki. Saraf terjepit di L5-S1 mengakibatkan nyeri di daerah pantat, sisi belakang paha dan betis sampai ke tumit serta telapak kaki meliputi rasa tebal dan kesemutan terasa di daerah betis sampai telapak kaki. Teknologi Terbaru dengan Minimally Invasive Spine Surgery Saraf terjepit harus segera diatasi sebelum menyebabkan kelumpuhan. dr. Mahdian Nur Nasution, Sp.BS melakukan tindakan Endoscopy PELD Endoscopy PELD (Percutanous Endoscopy Lumbar Discectomy) yakni teknik operasi baru yang bersifat minimally invasive untuk pengobatan staraf terjepit akhibat bantalan tulang (discus) yang menojol tanpa bedah, yakni dengan lubang berdiamater 7mm. Lama tindakan ± 30—60 menit dengan menggunakan bius lokal. Dengan teknik ini, biasanya pasien hanya memerlukan perawatan 1 hari. Pasien bisa beraktivitas normal dapat dilakukan dalam beberapa hari kemudian karena tindakan ini merupakan Minimally Invasive Spine Surgery. 5 Hari pasca tindakan Nyeri yang dirasakan berkurang hingga 85%. Pinggang sudah tidak nyeri, pasien dapat mulai berjalan normal. Segera konsultasikan berbagai keluhan nyeri Anda Bersama Dokter-dokter terbaik kami di Klinik Nyeri dan Tulang belakang. Kami akan melayani Anda sepenuh hati  

Persiapan Kondisi Kesehatan Demi Kelancaran Ibadah Haji

Perlu Anda ketahui ibadah haji dan umroh membutuhkan kesehatan stamina tubuh yang fit. Hampir 70 persen kegiatannya menuntut ketahanan fisik Anda. Di antaranya adalah wukuf untuk yang menjalankan ibadah haji, thawaf dan sa’I untuk keduanya mengandalkan kekuatan kaki Anda untuk terus berjalan. Belum lagi suhu udarah di Mekkah terkenal panas dan terik. Berikut adalah Cara Persiapan Kondisi Kesehatan demi Kelancaran Ibadah Haji. Olahraga rutin, olahraga rutin wajib dilakukan setidaknya satu bulan sebelum keberangkatan untuk mempersiapkan kondisi kesehatan. “Tidak usah olahraga yang berat, Anda bisa melakukan jalan pagi setiap harinya, untuk kesehatan pinggang dan lutut,” ujar Prof Dr Darto Satoto SpAn. Ingat, banyak kegiatan ibadah haji dan umroh yang dilakukan dengan berjalan kaki. Bila Anda orang yang sibuk, naik turun tangga darurat gedung kantor bisa jadi penggantinya. Selain itu, Anda bisa juga mencoba olahraga lain seperti berenang. General check up. Beberapa orang menganggap rasanya tidak perlu menjalani pemeriksaan secara menyeluruh saat hendak pergi menjalani ibadah haji dan umroh. Namun sebenarnya general check up sangatlah penting dilakukan untuk mengetahui apakah tubuh Anda dalam kondisi sehat ketika menjalani ibadah haji dan umroh nanti. Lakukan MCU Kesehatan Sebelum Ibadah Haji Dengan melakukan general check up Anda bisa melakukan antisipasi dan mengobati secara dini penyakit yang bisa saja timbul entah karena kondisi tubuh yang lelah atau lingkungan baru. Membawa obat pribadi Biro perjalanan yang membawa Anda ke Tanah Suci pastinya membawa perlengkapan P3K untuk berjaga-jaga jika ada yang sakit. Belum lagi di Mekkah banyak posko-posko kesehatan yang tersedia untuk menangani jamaah yang sakit di tengah menjalani obatnya. Namun Anda juga harus membawa obat-obatan sendiri. Khususnya bagi Anda yang penyakit yang harus mengkonsumsi obat yang telah diresepkan dokter. Tour guide tidak hanya memperhatikan Anda saja tetapi Ia harus menjaga jamaah yang lain. Maksud dari membawa obat-obatan sendiri adalah agar Anda bisa cepat mengobati gejala-gejala penyakit ringan sendiri. Obat-obat pribadi yang wajib dibawa meliputi minyak angin atau minyak gosok, obat diare, obat anti mabuk, obat influenza dan obat alergi. Tinggalkan kebiasaan tidak sehat Bagi Anda yang merokok, sebaiknya cepat-cepat menghentikan kebiasaan merokok Anda. Di Mekah, Anda dilarang keras untuk merokok. Bahkan jika Anda nekat merokok, Askar atau polisi penjaga akan memberi hukuman dengan membayar dam atau denda yang telah ditetapkan. Selain itu, merokok dapat membuat saluran pernapasan Anda memburuk. Akibatnya Anda akan cepat lelah ketika menjalani ibadah haji dan umroh nanti. Selain merokok, Anda juga harus mengurangi kebiasaan mengkonsumsi makanan instan. Hal ini dilakukan untuk menjaga tubuh agar tetap sehat sampai hari keberangkatan tiba. Istirahat yang cukup, perbanyak istirahat sebelum perjalanan sangat disarankan bagi jamaah. Hal ini dikarenakan perjalanan dari Jakarta menuju Jedah membutuhkan waktu 9 jam. Pastikan sebelum perjalanan Anda mendapatkan tidur yang cukup setidaknya 8 jam. Istirahat yang Cukup Sebelum Ibadah Haji Istirahat yang cukup membantu kesehatan, Anda tetap fit dalam menjalani ibadah haji. Persiapan Kondisi Kesehatan Anda sebelum menjalankan ibadah haji dan umroh merupakan suatu keharusan yang dijalani oleh calon jamaah. Hal ini tentunya dimaksudkan untuk membuat tubuh Anda tetap dalam keadaan sehat. Baca juga : Piriformis sindrom Jangan lupa sebelum berangkat, mintalah doa restu dari orang-orang terdekat Anda supaya Anda tetap sehat dan selamat sampai nanti kembali ke tanah air. Percayalah, tubuh yang sehat akan membantu Anda khusyuk saat menjalani rangkaian ibadah di rumah Allah.  

Benarkah Saraf Terjepit Menyebabkan Kelumpuhan?

Benarkah Saraf Terjepit Menyebabkan Kelumpuhan? Herniasi Nuklrus Pulposus (HNP) atau lebih dikenal dengan saraf kejepit terjadi karena adanya penonjolan inti bantalan tulang (diskus) pada bagian tulang belakang, sehingga menekan saraf pada area tersebut. Akibatnya, penderita merasakan nyeri yang luar biasa disertai dengan gangguan-gangguan lain yang membuat produktivitas menurun. Saraf terjepit bisa mengenai semua lokasi pada tulang belakang, baik cervical (leher), thoracal (punggung) dan lumbal (pinggang). Secara statistik, angka kejadian pada lumbal terjadi lebih besar dibandingkan yang lainnya. Saraf terjepit ditandai dengan nyeri menjalar hingga ke kaki, kaki terasa kebas atau lemah. Jika saraf kejepit diabaikan maka kaki akan melemah dan dapat menyebabkan kelumpuhan. Banyak pasien yang mulai menyadari bahwa mereka mengalami saraf terjepit saat kondisi tulang belakang sudah sangat parah dan bahkan sudah mulai merasa kesulitan untuk berdiri atau berjalan dalam jangka waktu yang lumayan lama. Jika dibiarkan maka bisa berakibat kelumpuhan, dalam artian cacat saraf. Cacat saraf tersebut dapat berupa kehilangan kemampuan dalam mengontrol keinginan buang air kecil dan besar, impotensi, hingga mati rasa. Tahap awal dari kelumpuhan mulai dari kesulitan menggenggam, mengangkat lengan kemudian diikuti kelumpuhan pada kedua tungkai kaki. Gejala paling umum dari saraf kejepit tersebut adalah nyeri pada kaki yang menjalar mulai dari tumit, betis, hingga ke pinggang. Baca juga : Saraf Terjepit Punggung Nyeri, mati rasa sesuai dengan anggota tubuh yang sarafnya terjepit. Penyebab utama dari penyakit tersebut dikarenakan cidera/kecelakaan, kelebihan barang bawaan, duduk terlalu lama, hingga kelebihan berat badan. Jika Anda mulai merasakan gejala di atas, seger konsultasikan dengan Dokter-dokter terbaik kami di Klinik Nyeri dan Tulang Belakang. Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan dan terapi di lamina pain and spine center silahkan Anda menghubungi careline officer kami melalui nomer Hp/Wa tertera pada kontak atau artikel ini. Klinik Lamina merupakan klinik yang fokus pada terapi syaraf terjepit menggunakan metode terkini mulai dari laser hingga endoskopi.

Prosedur Pendaftaran Pasien Di Klinik Nyeri Tulang Belakang

Prosedur pendaftaran pasien di Klinik Nyeri Tulang Belakang atau Klinik Lamina. Prosedur pendaftaran pasien di Klinik Nyeri Tulang Belakang atau Klinik Lamina sangat simpel ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan. Jika masih belum mengerti silahkan Whatsapp ke nomer  0812 8281 8473 terkait keluhan kesehatan Anda. Jangan ragu untuk menceritakan kondisi kesehatan Anda pada dokter. Buatlah daftar pertanyaan atau topik yang akan dibahas sebelum berkonsultasi dengan dokter. Catat faktor risiko yang Anda miliki. Selain itu, catatlah obat-obat yang sedang Anda minum sebelumnya untuk membantu dokter dalam melakukan diagnosis. Pasien pendaftaran di Klinik Lamina dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain adalah: Pendaftaran melalui website di kolom pendaftaran. Pada kolom pendaftaran pasien ini Anda akan diminta untuk melengkapi data seperti nama, alamat emil, nomer Hp/Whatsaap, rencana kedatangan dan keluhan. Pendaftaran melalui Whatsapp. Pendaftaran pasien melalui whatsapp juga dapat dilakukan. Pasien akan diminta melengkapi nama, usia, alamat domisli dan email untuk melakukan appoitmen dengan tim dokter Lamina di bawah pimpinan dr Mahdian Nur Nasution SpBS Melalui telepon. Pendaftaran melalui telepon juga dapat dilakukan. Pendaftaran pasien melalui telepon umum dilakukan, anda hanya diminta menyiapkan data KTP Anda, untuk dimasukkan kedalam sistim kami. Pendaftaran Pasien Untuk Konsultasi Dengan Tim Dokter Lamina membantu Anda Berikut Profil Dari dokter yang menangani di Klinik Nyeri dan Tulang Belakang : dr. Mahdian Nur Nasution, Sp.BS, Setelah sukses dengan jaringan klinik rumah sunatan (38 cabang – seluruh Indonesia) dan Mahdian klemnya, pria kelahiran Medan, 19 April 1976 ini kini fokus pada bidang kedokteran bedah saraf, serta intervensi nyeri dan tulang belakang. Selain tetap praktek di rumah sakit, dr Mahdian Nur Nasution, SpBS, kini tengah mengembangkan kliniknya di Jakarta, dibantu rekan sejawat khusus menangani masalah nyeri dan tulang belakang. Menurutnya nyeri menjadi bagian yang menarik untuk didalami, berbagai metode intervensi telah ia kuasai mulai dari radiofrekuensi hingga teknologi yang paling mutahir yakni endoskopi tulang belakang. Tak terhitung jumlah pasien nyeri yang ia tangani, dari metode yang paling sederhana hingga high tech seperti endoskopi. Meski diketahui hanya sedikit dokter di Indonesia yang mampu mengerjakan prosedur endoskopi tulang belakang ini, ia yakin kelak teknologi ini akan membawa perubahan besar dalam memperbaiki layanan kesehatan di Indonesia. Saat ini puluhan pasien Herniated Nucleus Pulposus (HNP) atau awam mengenalnya sebagai saraf terjepit sudah ia tangani dengan metode endoskopi. Pemulihan yang cepat dan hasil yang memuaskan bagi pasien serta minimnya komplikasi membuatnya bersemangat untuk terus membantu pasien.

Tips Menu Makanan Sehat yg Ampuh Meringankan Sakit Pinggang

Klinik Nyeri dan Tulang Belakang

Saat sakit pinggang, kebanyakan orang langsung berpikir untuk mengkonsumsi obat. Pada hal dengan mengkonsumsi menu makanan sehat tepat dapat Meringankan Sakit Pinggang dan peradangan otot :. Berikut adalah Tips Menu Makanan Sehat yg Ampuh Meringankan Sakit Pinggang :   1. Buah Anggur Merah Buah anggur merah mengandung resveratrol, senyawa yang menghalangi jaringan mengalami degenerasi. Hal ini telah dibuktikan melalui penelitia di Rush Univesity Medical Center di Chicago. Resveratrol melindungi tulang rawan dari kerusakan yang menyebabkan nyeri punggung. Selain buahnya, Anda pun bisa mendapatkan manfaat saat anggur sudah menjadi minuman berupa wine. 2. Jahe Di Indonesia jahe masuk dalam golongan bumbu dapur, walau demikian para leluhur negeri ini sudah sejak lama memanfaatkan jahe untuk kesehatan, seperti dibuat jamu. Berdasarkan penelitian di Miami University, ekstrak jahe terbukti dapat menjadi obat penghilang rasa sakit yang efektif. Cukup meminum dua hingga tiga sendok perasan air jahe akan mengurangi rasa nyeri. Anda juga bisa memasukkannya kedalam tumisan sayur dan sup, selain bisa juga dibuat minuman yang menghangatkan tubuh. 3. Kedelai Kacang kedelai sama bermanfaatnya dengan susu, karena dapat menurunkan resiko mengalami osteoporosis hingga 30 persen atau lebih. Menurut penelitian yang dirilis oleh Oklahoma State University, mengkonsumsi 40 gram kedelai setiap harinya selama tiga bulan dapat mengurangi setengah dari konsumsi obat anti nyeri seorang pasien. Rahasianya ada pada kandungan isoflavones pada kedelai – sebuah hormon anti-peradangan yang alami. 4. Kunyit Umbi tanaman berwarna kuning ini sudah dikenal oleh bangsa-bangsa di Asia sejak jaman purbakala. Kuliner India, Thailand dan Indonesia sangat akrab dengan bumbu kunyit ini. Ternyata kunyit sangat efektif memerangi rasa sakit rheumatoid arthritis, bahkan khasiatnya sama efektifnya dengan ibuprofen. Kunyit menghambat protein yang bernama NF-kB, yang menyebabkan imflamasi/peradangan pada tubuh, dan menyebabkan pegal pada sendi. Walau demikian tetap perlu diperhatikan dosis konsumsi yang sesuai, namun jika hanya untuk masak, kunyit sangat aman dikonsumsi. 5. Buah Cherry Buah merah yang sering kita temui menghias kue tart ini mengandung banyak anthocyanins. Dengan mengkonsumsi 12 ons cherry dua kali sehari selama delapan hari dapat mengurangi rasa sakit secara efektif. Buah cherry segar maupun kalengan memiliki manfaat yang sama. 6. Kopi Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kafein dalam kopi dapat menurunkan rasa nyeri – setidaknya yang berkaitan dengan sakit otot saat olahraga. Menurut Universitas Georgia, dosis menengah kafein – setara dengan dua cangkir kopi – Meringankan Sakit Pinggang  setelah olahraga sebesar 50 persen. Namun tidak disarankan untuk mengkonsumsi kopi terlalu banyak, karena dapat berdampak pada jantung. 7. Ikan mengandung omega – 3 Asam lemak omega-3 dalam ikan selain menjaga jantung tetap sehat juga dapat meredakan peradangan otot serta rakit pada punggung, serta membantu memerangi beberapa penyakit autoimun. Dalam sebuah riset, responden yang mengkonsumsi ikan yang mengandung omega-3 selama tiga bulan banyak yang tidak lagi mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit mereka. Jadi bisa dikatakan, ikan sejenis salmon ini merupakan obat anti nyeri yang alami dan tanpa efek samping. Ikan yang mengandung omega-3 adalah salmon, makarel, sarden,ikan trout, tuna, kakap dan juga striped bass. Namun jika Anda mengkonsumsi obat pengencer darah, Anda harus konsultasi dengan dokter Anda dulu sebelum mengkonsumsi ikan-ikan tadi ya

Peran Kedokteran Rehabilitasi Pada Penyakit LBP

Peran Kedokteran Rehabilitasi Pada Nyeri Pinggang. Nyeri punggung bawah atau  penyakit LBP (low back pain) termasuk penyakit yang sering terjadi di masyarakat. Angka kejadian penyakit LBP cukup tinggi mencapai 80%, sehingga menjadi penyebab paling sering tidak masuk kerja, dan menurunkan produktivitas kerja. Faktor resiko terjadinya penyakit LBP ada 2 jenis, yaitu occupational factor dan personal risk factor. “Kerja berat dan mengerahkan tenaga atau mengangkat barang berat menjadi penyebab nyeri lebih dari 60% penderita LBP,” ujar dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS dari Klinik Lamina. Cara bekerja dan jenis pekerjaan dapat menjadi penyebab low back pain (Nyeri Pinggang). Seperti mengangkat benda berat berulang, bekerja dengan cara twisting berulang, guncangan atau vibrasi pada pekerja alat berat, lingkungan kerja yang tidak menerapkan prinsip ergonomi. Selain itu beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, postur tubuh, antropometri, kebugaran fisik, kekuatan otot sekitar pinggang/ punggung, merokok dan prikososial juga dapat menjadi penyebab internal LBP.   Manfaat Pemberian Obat Pada Penyakit LBP Selain juga beberapa penyakit yang dapat menyebabkan seperti penyakit degeneratif, inflamasi, penyakit metabolik, penyakit muskuloskeletal dan traumatik. “Peran kedokteran rehabilitasi medik pada kasus Low Back Pain (Nyeri Pinggang) adalah untuk mencegah perburukan dan meningkatkan kualitas hidup pasien LBP. Obat-obatan untuk mengurangi nyeri yang umum adalah golongan analgetik seperti asetaminofen dan non steroids anti inflamatory drugs (NSAID), atau muscle relaxant” ujar dr Sri Wahyuni, SpKFR dari Klinik Arfa Pain and Spine Center RS Meilia Cibubur. Pemberian benzodiazepin dan muscle relaxant lebih efektif  daripada plasebo. Baik dalam fase akut, maupun kronik sebagai terapi jangka pendek (5-14 hari). Antidepresan trisiklik juga terbukti efektif daripada plasebo pada kasus Low Back Pain (Nyeri Pinggang) kronik. Modalitas lain yang mungkin untuk penanganan keluhan nyeri LBP adalah penggunaan Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS). Terapi pemanasan dapat bermanfaat pada fase subakut. Melakukan latihan william flexion atau william back bertujuan untuk mengurangi rasa sakit. Ganguan fungsi batang tubuh dengan penguatan otot-otot abdomen dan ekstensor panggul serta peregangan otot-otot ekstensor punggung bawah. Dengan kontraindikasi latihan pada saat keadaan inflamasi dan kontraktur. Latihan pelvic tilt merupakan latihan penguatan secara isometrik otot abdomen dan otot ekstensor hip dan peregangan otot ekstensor punggung bawah. Ini terutama pada fase akut. Latihan ini dapat mengurangi hiperlordosis lumbal dan meningkatkan stabilitas postural. Pada pasien obesitas dengan nyeri pinggang mekanik terdapat penurunan lingkup gerak sendi fleksi pada lumbal. Untuk itu pada fase subakut latihan peregangan otot-otot erector spinae bermanfaat meningkatkan fleksibilitas, dan juga menguatkan otot abdomen dengan latihan single knee to chest dan double knee to chest. Pelvic tilt yang dilakukan dengan cara mengangkat kepala dan latihan mengayuh sepeda. Semantara pada fase kronik latihan dapat dilakukan dengan membungkuk diatas kursi.

Bahaya, Celana Ketat Dapat Mengakibatkan Meralgia Paresthetica

Bahaya menggunakan Celana Ketat Dapat Mengakibatkan Meralgia Paresthetica Percaya atau tidak, gaya hidup akan mempengaruhi kualitas kesehatan. Gaya hidup bukan hanya soal makanan yang dikonsumsi, namun juga termasuk gaya berpakaian. Celana jeans merupakan salah satu gaya berpakaian yang paling banyak digunakan oleh masyarakat terutama anak muda. Selain karena stylish, nyaman digunakan, celana jeans juga memiliki tekstur yang tebal sehingga awet untuk dikenakan. Masalah Kesehatan Namun dibalik nyamannya mengenakan celana jeans yang umumnya ketat dapat menimbulkan masalah pada kesehatan. Celana Ketat jins dapat memberikan tekanan pada daerah kaki yang akan menimbulkan masalah kesehatan. Masalah yang sering timbul akhibat celana jeans ketat yakni meralgia paresthetica. Kondisi ini disebabkan oleh tekanan sangat kuat. Pada saraf atau otot di area kaki yang menyebabkan kulit saraf fermoralis pada daerah paha akan terasa seperti terbakar. Selain terasa panas, terkadang akan terasa gatal pada daerah paha dan dalam beberapa kasus bahkan menyebabkan mati rasa pada bagian tersebut. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, Anda dapat mencegah dengan mengurangi atau menghindari penggunaan celana jins ketat yang tujuannya untuk mengurangi tekanan pada otot dan akan memperlancar regenerasi saraf. Ahli kesehatan pun menyarankan untuk mengenakan celana longgar atau celana lain yang tidak berbahan jeans. Celana longgar selain lebih nyaman, ternyata baik untuk kesehatan kulit dan mencegah terjadinya meralgia paresthetica. Meralgia paresthetica adalah kondisi yang ditandai oleh kesemutan, mati rasa dan nyeri terbakar di bagian luar paha yang disebabkan tekanan pada saraf Lateral Femoral Cutaneous (LFCN) yang memasok sensasi ke permukaan kulit paha. Meralgia paresthetica merupakan kondisi ketika saraf Lateral Femoral Cutaneous (LFCN) tertekan oleh jaringan di sekitarnya, seringnya ligamen. Meralgia paresthetica terjadi ketika saraf Lateral Femoral Cutaneous (LFCN), yaitu saraf yang memasok sensasi ke permukaan luar paha, tertekan atau terjepit.

Gejala dan Penyebab Tendonitis Adalah? Pahami untuk Antisipasi

Apakah anda sering dilanda nyeri di area sekitar siku, bahu, pergelangan tangan dan tumit saat digerakan? Jika iya bisa jadi anda terkena tendonitis atau nyeri tendon. Namun apakah tendonitis itu? Tendonitis juga dikenal dengan nama tendinitis adalah peradangan yang terjadi pada tendon. Tendon merupakan struktur elastis yang menghubungkan otot dengan tulang. Tendinitis dapat terjadi pada tendon di mana saja, namun paling sering terjadi pada siku, pergelangan kaki (tendon Achilles), bahu, panggul, lutut, jari dan pergelangan tangan. Penyebab dari tendinitis bermacam-macam. Tendinitis dapat disebabkan oleh trauma, penggunaan yang berlebihan, atau penurunan elastisitas karena proses penuaan. Kencing manis atau diabetes dan usia lanjut merupakan risiko yang menyebabkan tendinitis.   Trauma Kecil Berulang Menyebabkan Tendonitis, diantaranya Adalah : Posisi tubuh yang tidak baik selama bekerja misalnya penggunaan komputer, memotong, emenebang, menggergaji, mengecat dalam waktu lama, dan lain-lain. Mengemudi dalam waktu lama; Menggunakan punggung tangan (backhand), terutama dalam permainan tenis; Mengenakan sepatu yang tidak nyaman selama olahraga. Tanda dan Gejala Nyeri Tendon : Peradangan tendon atau ligament Gerakan sendi yang terkena terbatas, nyeri, nyeri tekan, bengkak Sendi yang terkena antara lain : siku, pergelangan kaki dan paha Kelemahan tendon akibat penumpukan kalsium Cara Mencegah Tendonitis Adalah : Hindari aktivitas yang memberikan tekanan pada otot tendon. Lakukan kombinasi olahraga yang dilakukan, seperti berlari dengan latihan ringan seperti bersepeda atau renang. Pemanasan terlebih dahulu. Persiapkan otot sebelum bermain. Jika Anda, keluarga atau rekan Anda memiliki berbagai keluhan nyeri tendon, jangan berhenti untuk memberikan dukungan, karena dukungan dan masukan positif merupakan hal yang sangat penting bagi proses kesembuhan pasien. Jangan ragu untuk mengonsultasikan nyeri Anda kepada tim Lamina Pain and Spine Center. Terapi Awal untuk Tendonitis Oleh Dokter Umum Adalah Dokter umum atau klinik umum pertama-tama akan memberikan krim untuk meredakan rasa nyeri atau pembengkakan yang terjadi. Tapi jika nyeri akibat tendonitis tidak mengalami perbaikan sangat disarankan untuk datang ke dokter rehabilitasi medik atau dokter pakar nyeri.   Baca juga : Pantangan Syaraf Kejepit Jika dicurigai ada kemungkinan cidera pada tulang, dokter akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan CT scan, atau pemeriksaan radiologi lainnya. Untuk memastikan ada tidaknya trauma pada tulang. Terapi untuk kasus tendonitis adalah sesuai dengan penyebabnya, suntikan obat, terapi shock wave, hingga platelet rich plasma (PRP) bisa diberikan pada pasien.  

Nyeri Punggung Belakang ini Solusinya

Penyebaran nyeri punggung belakang di Indonesia banyak dijumpai pada usia > 40 tahun. Keluhan yang paling sering dijumpai lebih dari 49 percent terutama di negara maju. Pada negara maju, nyeri punggung belakang dialami 70%-80% penduduk, 1-2 percent perlu dievaluasi untuk tindakan bedah, 8 percent sembuh selama 8-12 minggu, 90 percent sembuh spontan selama 2 sampai 6 minggu cenderung berulang (90%). Penyebab umum nyeri punggung belakang biasanya, faktor usia/degeneratif, kongenital/ masalah perkembangan tulang. Cidera ringan seperti (tegang atau keseleo, tertarik). Dapat juga disebabkan oleh Patah tulang, Herniasi diskus intervertebral, Penyebaran tumor, infeksi/inflamasi, Psikosomatis. Hingga masalah postural (sikap duduk, sikap berdiri, sikap membawa beban) yang tidak tepat. Penyebab mekanis nyeri punggung bawah atau penyebab intrinsik/dari dalam (postur dan sistem otot) umumnya postur dan sistem otot kurang baik. Biasanya postur badan yang kurang baik bisa di lihat dengan letak kepala maju atau mundur, kelainan bentuk dada. Hingga pada kondisi perut menonjol, Kelainan bentuk tulang belakang, pantat menonjol, hingga kekuatan otot kurang, karena kurang olah raga. Postur dan sistem otot yang baik: Kepala tegak, Dada tinggi/tegak, Perut masuk ke dalam, Punggung lurus,Bagian atas pantat cekung, Berat badan perfect, Tonus/Kekuatan otot baik, (dengan olah raga teratur). Penyebab ekstrinsik/dari luar: posisi uterus yang tidak normal, tumor kandungan, kista ovarii, infeksi panggul, infeksi muluit rahim. Penyebab karena masalah prostat seperti : pembesaran prostat, infeksi, radang prostat kronis. Masalah pada ginjal, seperti batu ginjal, infeksi, tumor ginjal. Hingga penyakti sendi seperti osteoarthritis, asam urat. Latihan Penguatan dan Terapi Nyeri Punggung Bagian Belakang Peregangan otot hamstring. duduk, kaki lurus ke depan, badan dibungkukkan untuk berusaha menyentuh ujung kaki, Latihan pergelangan kaki gerakkan pergelangan kaki ke depan dan ke belakang Latihan menggerakkan tumit, menggeser tumit, Latihan mengangkat punggung, telentang dengan lutut dan punggung menekuk, kaki bertumpu di lantai, punggung diangkat, Latihan mengangkat kaki menekuk satu lutut, meluruskan kaki yang lain dan mengangkatnya dalam posisi lurus 12-20 cm dan tahan selam 1-5 detik. Baca juga : Nyeri Punggung Sebuah penelitian yang didanai oleh pemerintah menunjukkan bahwa pijat dapat membantu meringankan sakit punggung bawah kronis, Setelah 10 minggu orang-orang yang dipijat rutin setiap minggunya mengalami sedikit rasa sakit dan lebih mampu untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Pijat dapat menurunkan rasa nyeri melalui relaksasi otot dan mengendurkan ketegangan-ketegangan fikiran. Akupuntur, Sebuah penelitian di Jerman tentang manfaat terapi akupunktur kepada pasien nyeri punggung bawah mengungkapkan bahwa dengan adanya terapi akupunktur tersebut dapat mengurangi intensitas nyeri yang diderita pasien (Farmacia, 2006). Tatalaksana dan Pencegahan Nyeri Punggung Kronis Terapi nyeri punggung bawah akut ditambah dengan pemberian obat antikonvulsan dan antidepresan. Penyuntikan anti radang di sendi pusat nyeri (Nerve root block). Hingga tindakan operasi sesuai indikasi (menghilangkan penyebab nyeri, memperluas ruang sendi). Tidak ada cara pasti untuk mencegah nyeri pinggang seiring usia, tapi yang dapat dilakukan adalah : Menjaga berat badan Berolah raga teratur Mengangkat barang dengan kekuatan kaki, bukan punggung Pastikan posisi kerja tidak memperberat nyeri