Nyeri Punggung Kanan, Ini Kemungkinan Penyebabnya

JAKARTA — Nyeri punggung kanan hampir selalu dikaitkan dengan kesehatan tulang punggung bawah, otot, tendon dan ligamen. Penyebab lainnya sebenarnya juga banyak. Karenanya pemeriksaan bersama dokter-dokter pakar di bidang manajemen nyeri seperti di Klinik Lamina Pain and Spine Center sangat dibutuhkan. Penyebab lainnya misalnya adalah infeksi, batu ginjal, radang usus buntu atau appendicitis. Karena berbeda sebabnya, maka penanganannya pun bisa sangat berbeda. Tapi bisa saja pengobatan, tindakan dan terapi fisik mungkin tetap dilakukan. Bahkan mungkin juga pembedahan. Punggung biasa menanggung banyak beban saat manusia melakukan aktivitas harian. Karenanya sangat rentan pula mengalami cedera di kedua sisi kiri dan kanan. Bisa juga mempengaruhi banyak area tubuh lain, misalnya infeksi dan inflamasi atau peradangan yang bermula dari area tubuh lain, tapi nyerinya sampai ke bagian tulang punggung. Penyebab nyeri punggung bisa menentukan bagaimana nyeri itu dirasakan penderita, pada bagian kiri atau kanan. Dalam beberapa kasus, orang mengeluhkan nyeri yang tumpul, datang dan pergi. Dalam kasus lain, mungkin rasa nyerinya tajam dan datang dalam waktu cepat tapi berlangsung lama. Nyerinya bisa jadi spesifik misalnya di salah satu jari di tangan kanan. TERKILIR DAN KESELEO Dua jenis cedera ini adalah penyebab paling banyak terjadi pada nyeri punggung kanan. Keduanya bisa muncul saat ada ligamen ada yang robek di punggung, sementara jika robekan terjadi otot atau tendon maka yang terjadi adalah keseleo. Terkilir atau keseleo bisa muncul karena cedera, gerakan yang tiba-tiba, atau mengangkat benda berat. Akibatnya ada kerusakan yang bisa menyakitkan dan membuat gerakan penderita jadi terbatas di area tubuh tertentu seperti misalnya di punggung bawah. Tubuh bisa menyembuhkan dirinya sendiri, tapi penggunaan anti-radang bisa digunakan untuk meredakan nyeri yang tak nyaman. RADICULOPATHY NYERI MENJALAR HINGGA PUNGGUNG KANAN Radiculopathuy muncul ketika terjadi peradangan, tekanan dan efek cedera pada akar saraf tulang belakang. Ini bisa menyebabkan nyeri punggung kanan bawah. Penyebab dari radiculopathy juga beragam. Misalnya dari herniasi diskus, dimana bantalan antar ruas tulang belakang tergelincir dari tempatnya. Penanganannya tergantung pada penyebabny. Untuk kondisi darurat obat-obatan bisa digunakan untuk menekan gejala. Khusus untuk mereka yang mengalami obesitas, menurunkan berat badan bisa mengurangi tekanan di area saraf terjepit. Terapi fisik juga penting untuk menguatkan otot di sekitar saraf yang terjepit. STENOSIS SPINAL Stenosis spinal muncul ketika ruang di sekitar tulang belakang mengalami penyempitan dan mengakibatkan tekanan pada tulang belakang dan saraf. Peningkatan tekanan ini akan menyebabkan rasa nyeri dan kebas di punggung kanan bawah dan kaku. Hal ini biasanya terjadi pada kasus-kasus arthritis. Beberapa penanganan stenosis misalnya: Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) atau acetaminophen Terapi fisik Injeksi steroid Pembedahan DEGENERASI DISKUS INTERVERTEBRAL Terapi fisik bisa membantu untuk meringkankan degenerasi diskus intervertebral. Kondisi ini sebenarnya umum terjadi pada diskus yang menjadi bantalan tulang atau ruas tulang belakang. Degenerasi yang sering muncul di punggung bawah, meningkatkan gesekan di antara ruas tulang belakang. Gesekan inilah yang bisa menyebabkan nyeri di punggung, leher, lengan dan kaki. Kondisi ini biasanya terjadi pada mereka yang berusia lanjut. Penanganan masalah ini diantaranya: Terapi fisik. Injeksi steroid. Facet rhizotomy yang terdiri dari injeksi sendi untuk mengurangi rasa nyeri pada saraf. Medikasi seperti NSAID atau steroid. Pembedahan. INFEKSI Infeksi yang memicu nyeri punggung bawah, juga bisa muncul di bagian tubuh lain. Bisa di saraf tulang belakang, pelvis, diskus intervertebral. Sangat mungkin juga bagi kuman seperti bakteria untuk bergerak menuju ginjal dan menyebabkan infeksi. Ginjal berada di area punggung bawah dilihat dari belakang. Penyebab peradangan akan ditentukan saat pemeriksaan dan tindakan. Antibiotik adalah standar tindakan untuk kasus infeksi bakteri ini. ENDOMETRIOSIS DITANDAI NYERI PUNGGUNG KANAN BAWAH Endometriosis adalah kondisi dimana ada jaringan yang tumbuh biasanya berada di garis uterus (rahim). Sangat mungkin bagi jaringan ini untuk muncul di bagian kanan perut. Akibatnya adalah nyeri di perut bagian kanan sampai menyebar ke punggung kanan bawah. Tak ada pengobatan untuk endometriosis, namun tindakan medis bisa meringankan gejala termasuk rasa nyeri. Di antaranya: Pengobatan nonsteroidal seperti acetaminophen. Terapi hormon. Pembedahan. Jangan diabaikan karena endometriosis bisa menyebabkan ketidaksuburan (infertilitas). Untuk sebab ini banyak wanita yang akhirnya mengikuti program fertilisasi juga. TUMOR TULANG BELAKANG (SPINAL) Tumor tulang belakang atau spinal bisa berkembang di dalam sumsum tulang belakang atau kolom tulang belakang. Penyebabnya sebagian besar tidak diketahui. Dalam beberapa kasus, tumor adalah hasil perkembangandari sel kanker yang berkembangb biak dengan agresif. Saat tumbuh besar, tumor bisa menekan saraf tulang belakang dan segala yang berada di sekitar saraf tersebut. Salah satu akibatnya adalah nyeri punggung di salah satu bagia, misalnya di punggung kanan bawah. Tindak untuk tumor spinal sangat tergantung pada penyebabnya. Untuk kanker, bisa dengan terapi radiasi atau kemoterapi. Dalam beberapa kasus, pembedakan mungkin harus dilakukan untuk pengangkatan tumor. BATU GINJAL GEJALANYA SERING NYERI PUNGGUNG KANAN BAWAH Batu ginjal yang besar bisa menyumbat saluran urin atau kandung kemih. Biasanya batu ginjal kecil tak terlalu sulit untuk dikeluarkan. Batu ginjal adalah gumpalan mineral kecil dan padat yang dapat terbentuk di salah satu atau kedua ginjal. Batu ginjal yang kecil tidak menyakitkan saat dikeluarkan, tapi yang ukurannya lebih besar sering membawa masalah. Misalnya menyangkut di saluran kemih dan menyebabkan rasa nyeri. Jika terjadi di sebelah kanan, ini juga menyebabkan nyeri punggung kanan bawah. Sangat penting mengangkat batu ginjal yang besar secepatnya. Karena jika dibiarkan dan menyumbat saluran kemih akan menyebabkan rasa nyeri yang lebih besar. Tindakan medis yang dilakukan akan mencakup pemecahan batu ginjal menjadi bagian-bagian kecil sebelum akhirnya bisa dikeluarkan secara otomatis lewat sistem sekresi. APPENDISITIS (RADANG USUS BUNTU) Appendicitis atau appendisitis adalah peradangan pada appendix atau usus buntu (umbai cacing) adalah kantong kecil di bagian kanan usus besar. Appendisitis menyebabkan rasa nyeri di perut yang menjalar hingga ke bagian kanan bawah tubuh. Penanganan appendisitis biasanya melibatkan pembedahan pembedahan untuk mengangkat usus buntu yang meradang tersebut. Untungnya itu tak akan mempengaruhi fungsi tubuh keseluruhan. KESIMPULAN Masalah nyeri punggung bawah bagian kanan sangat tergantung pada penyebabnya. Cedera mekanis pada tulang belakang dan jaringan di sekitarnya seringkali bisa sembuh tanpa tindakan apapun, tapi ini membutuhkan waktu. Terapi fisik dan tindakan lain mungkin mempercepat proses penyembuhan. Beberapa kondis, seperti degenerasi diskus dan endometriosis akan dirasakans sepanjang usia dan pengidap akan membutuhkan penanganan terus menerus untuk mengendalikan gejalanya. Sementara untuk penyebab infeksi umumnya akan membaik saat
Sindroma Piriformis, Apa Itu? Temukan Solusi Terapi Jitunya

JAKARTA — Rasa tegang dan kejang di bagian bokong bisa jadi akibat terlalu kerasnya kerja otot piriformis atau dikenal sebagai sindroma piriformis. Remi sebut saja begitu, akhir-akhir ini tergila-gila pada gaya berbusana dengan dompet besar menyembul di bagian bokong. Tapi pada suatu saat dia merasa ada yang salah pada bokongnya saat bergerak keluar dari mobil. Ada rasa nyeri tak tajam di bokong kanannya. Hanya dalam beberapa jam rasa nyerinya bergerak ke kaki kanannya. Menurut dokter Remi mengidap sindroma piriformis. APA ITU SINDROMA PIRIFORMIS? Piriformis adalah otot kecil yang berada dalam otot-otot besar di bokong. Tugas piriformis adalah untuk menstabilkan sendi pinggul dan merotasi paha saat bergerak jauh dari tubuh. Meski ukurannya kecil piriformis punya peran yang besar dalam aktivitas gerak manusia. Terutama saat berlari. Informasi & Pendaftaran Telp 02179196999 Dengan mudah piriformis jadi terlalu banyak digerakkan, hingga mengalami kejang. Pada beberapa orang, saraf terpanjang di tubuh, yakni saraf sciatic terletak di bawah piriformis. Saat piriformis mengalami kejang, saraf sciatic akan tertekan. Hasilnya adalah gejala seperti nyeri yang menjalar ke kaki, mirip dengan kondisi herniasi diskus di tulang belakang. Piriformis syndrome kadang juga memunculkan kejang-kejang jika Anda duduk terlalu lama di atas permukaan yang keras atau menduduki obyek yang menekan seperti dompet yang tebal di salah satu bokong. Jika piriformis telah mengalami kejang beberapa waktu terakhir, simpul otot bisa terbentuk dan ini sudah benar-benar jadi masalah besar. APA YANG BISA DILAKUKAN Jika Anda merasakan nyeri tumpul di bokong Anda bisa segera menemui dokter, karena itu kemungkinan adalah masalah serius seperti herniasi diskus, kompresi saraf dan sebagainya. Jika ada piriformis yang kejang, ahli fisioterapi mungkin bisa melihat sumber rasa nyeri itu di klinik. Mereka bisa menelusur aktivitas yang memicu kejang. Termasuk misalnya lari jarak jauh, duduk terlalu lama atau diatas permukaan yang tak rata. Kejang pada piriformis tak bisa selesai dengan pemijatan jaringan dalam. PENCEGAHAN Sindroma piriformis bisa dicegah di antaranya dengan: Hindari menyandang benda yang menonjol seperti dompet atau ponsel di bagian bokong. Jika Anda ingin berlari untuk kebugaran atau pertandingan. Setidaknya naikkan intensitas berlari Anda perlahan-lahan. Patokannya tiap hari tak lebih dari 10 persen peningkatannya dari pekan lalu. Sangat baik melakukan peregangan pada otot glutes/ bokong secara rutin. Ini bisa dilakukan sambil bekerja. Duduk tegak di kursi Anda, letakkan pergelangan kaki kanan di lutut kiri dan tekan lutut kanan dengan tangan kanan sambil sedikit condong ke depan. Tahan regangan selama 15 detik. Lakukan peregangan tiga hingga lima kali dalam sehari. Ulangi pada kaki lainnya. Lakukan jembatan bokong untuk memperkuat otot bokong. Berbaring telentang, tekuk lutut Anda, sekarang angkat pinggul Anda sampai pinggul, lutut dan bahu berada dalam garis lurus. Lakukan ini 20 kali untuk dua set. SEBAB-SEBAB SEDERHANA Tidak semua rasa sakit berasal dari peristiwa traumatis, kadang-kadang bisa dipicu oleh kebiasaan yang tidak berbahaya seperti terlalu menggemari dompet besar yang mencederai bokong. Tapi jangan abaikan hal itu, berpikir rasa nyeri itu akan hilang dengan hanya makan antinyeri saja. Periksakan dan konsultasikan kondisi Anda ke dokter untuk mendapatkan solusi terbaik. Misalnya bersama para dokter ahli di Klinik Lamina Pain and Spine Center yang telah bertahun-tahun berpengalaman dalam pengobatan dan manajemen nyeri. (***) Tanya Jawab Sakit Bokong Hubungi 02179196999
Skiatika Saat Masa Kehamilan, Redakan Dengan Cara Ini

JAKARTA — Skiatika adalah salah satu penyebab nyeri punggung di masa kehamilan. Dalam kondisi normal orang bisa meredakan keluhan skiatikanya dengan latihan peregangan, pemijatan lembut dan beberapa obat lainnya. Nyeri punggung adalah salah satu kondisi paling sering dikeluhkan selama kehamilan. Sedikitnya ini menyerang dua dari tiap tiga wanita hamil. Sciatica terjadi karena ada iritasi pada saraf skiatika. Gejala utamanya adalah rasa nyeri menusuk yang dimulai dari punggung menjalar hingga ke kaki. Sciatica adalah kondisi sangat umum terjadi pada kehamilan terutama karena proses pembesaran janin di perut ibu. PENYEBAB SKIATIKA SAAT HAMIL Gejala sciatica mulai rasa nyeri di punggung menjalar kaki. Sebenarnya sciatica bukan masalah kesehatan, namun sekadar gejala dari masalah lain. Saraf sciatica lebih besar dari saraf-saraf lain yang bercabang dari sumsum tulang belakang (spinal cord) di punggung kearah bokong dan sampai ke kaki. Saraf sciatica membantu organ bawah seperti punggung bawah, kaki dan telapak kaki bisa merasakan sensasi seperti tekanan, nyeri dan suhu sekitar. Selama kehamilan, sciatica bisa berkembang mulai saat janin bayi mulai tumbuh di rahim (uterus) dan menekan saraf sciatic. Akibatnya terjadi peradangan, iritasi dan yang pasti rasa nyeri. Yang agak sering terjadi juga adalah, orang mengalami sciatica karena terjadinya herniasi diskus di tulang belakang. Juga kejang (spasm) di otot piriformis di bagian dalam bokong. Hal ini juga bisa berujung pada iritasi pada saraf dan menyebabkan sciatica. GEJALA SKIATIKA Gejala utama sciatica adalah rasa nyeri di punggung bawah, lalu menyebar ke bokong dan kaki. Beberapa gejala lain yang biasa ditemui para dokter pada pengidap skiatika adalah: Nyeri di kaki. Kendali berkemih yang melemah. Kebas, kesemutan, dan kejang di kaki. Rasa lemah di punggung dan kaki. Rasa panas atau terbakar di bagian bawah tubuh. Rasa nyeri semakin memburuk saat batuk, bergerak atau bersin. Khusus bagi wanita hamil yang merasakan hal ini selama kehamilan harus segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan solusinya. PENGOBATAN SKIATIKA Pada kondisi normal kondisi skiatika bisa diringankan dengan beberapa obat antinyeri. Dalam beberapa kasus ditambah istirahat rasa nyeri akan pergi dengan sendirinya dalam waktu beberapa pekan. Namun tidak semua kasus selesai demikian. Ada penderita sciatica yang harus mendapatkan tindakan medis yang tepat untuk mendapat kesembuhan yang maksimal. Di Klinik Lamina Pain and Spine Centre jika bukan dalam kondisi hamil ada beberapa alternatif pengobatan yang disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dokter dan tingkat beratnya keluhan. Yakni mulai injeksi steroid, radiofrekuensi ablasi hingga terakhir dengan operasi. Baca juga : Pengobatan Syaraf Kejepit Leher Sementara skiatika saat hamil menurut sejumlah literatur kondisi sciatica ini dalam derajat sangat mengganggu bisa diatasi dengan mulai yang ringan seperti kompres hangat atau dingin. Obat-obatan seperti obat antiradang non-steroid, analgesik, relaksan otot, steroid dan obat-obatan nyeri saraf dapat dipertimbangkan sebagai terapi skiatika saat hamil. Bisa juga didukung dengan latihan fisik tertentu yang bisa dikonsultasikan dengan fisioterapis dan ahli pain management. Pemijatan juga bisa dilakukan tapi khusus hanya oleh ahlinya, mengingat spesialnya kondisi ibu hamil. Ada pula literatur yang menyebut penggunakan injeksi steroid epidural. Apapun pilihannya semua harus dikonsultasikan dulu dengan para ahli seperti di Klinik Lamina. Pembedahan yang pada kondisi normal bisa dilakukan untuk sciatica berat, sangat tidak dianjurkan dalam kondisi kehamilan. Kecuali jika keluhan masih terus ada setelah bayi lahir. Ibu baru bisa berkonsultasi lagi tentang pilihan pengobatan dan tindakan yang perlu dilakukan. YANG BISA DILAKUKAN IBU HAMIL Selain pengobatan dan berbagai tindakan medis untuk meringankan nyeri skiatika saat hamil ada beberapa hal yang bisa dilakukan ibu, yakni: Hindari duduk dalam jangka waktu lama. Sesekali berdiri dan berjalanlah. Gunakan kompres hangat di bagian punggung bawah dan bokong. Mandi air hangat. Gunakan obat antinyeri yang dijual bebas dengan izin dokter dalam kondisi darurat. Jaga postur yang benar saat duduk, terutama di depan komputer. Jika perlu gunakan bantal untuk menopang bagian punggung. DIAGNOSIS Nyeri punggung dalam kehamilan memang tak terlalu sering terjadi. Karenanya dokter akan mencari tahu dulu latar belakang kesehatan ibu sebelum kehamilan. Pemeriksaan fisik akan dilakukan dan penelusuran tentang gejala-gejala lainnya termasuk posisi tepatnya sumber nyeri. Di beberapa negara dokter akan melengkapi dengan beberapa pemeriksaan seperti pemindaian dengan MRI, X-Ray dan CT Scan. Hanya saja di Indonesia ada beberapa pemeriksaan dengan sinar tertentu tidak terlalu biasa dilakukan. Konsultasikan sciatica saat hamil Anda dengan dokter-dokter terbaik kami. (***)
Pentingnya Menjaga Kesehatan Anatomi Tulang Belakang

JAKARTA — “Jaga baik-baik kesehatan anatomi tulang belakang untuk melihat penyebab penyakit.” Demikian kata filsuf Hippocrates, bapak kesehatan lebih dari 2000 tahun lalu. Harus diakui masih sangat jarang orang peduli akan kesehatan saraf dan tulang punggungnya. Apalagi orang Indonesia yang masih lebih banyak disibukkan oleh perkara penyakit-penyakit infeksi. Padahal tulang belakang adalah bagian sangat penting bagi anatomi tubuh manusia. Inilah bagian tubuh yang menunjang tegaknya tubuh kita, otot, menyeimbangkan batang tubuh dan menfasilitasi sebagian besar gerak tubuh lewat rangkaian-rangkaian rumit saraf yang terhubung ke otak. Ketika saraf tulang belakang cedera dan fungsinya terganggu, konsekuensinya bisa dari sekadar nyeri ringan sampai kelumpuhan. Secara historis sudah diakui bahwa masalah tulang belakang yang tak ditangani dengan benar secara anatomi dapat spontan merusak organ yang terkait tanpa bisa diperbaiki. Artinya meski dalam beberapa kasus, memang tanpa melakukan apapun nyeri punggung bisa hilang. Tapi kini kita paham dalam beberapa kasus lain, meski nyerinya hilang, tanpa penanganan semestinya efek dari cedera yang terjadi tetap berbahaya. Ini poin pentingnya, meski gejala kelihatannya menghilang karena tak ada lagi jaringan yang rusak, Anda tetap harus waspada. Berbagai penelitian terbaru menemukan kekambuhan pada masalah nyeri punggung atau lower back pain adalah pertanda adalanya masalah kronis yang muncul lagi. Seperti diketahui nyeri punggung hanyalah gejala dari berbagai kemungkinan masalah kesehatan. Anatomi Tulang Belakang Manusia Punggung manusia adalah paduan yang sangat rumit dari anatomi tulang dan jaringan, semua terkonsentrasi pada saraf tulang belakang. Yang intinya terdiri dari dua struktur, tulang belakang (spinal column) dan sumsum tulang belakang (spinal cord). Sumsum tulang belakang adalah kelanjutan dari otak. Sumsum tulang belakang dilindungi oleh tulang belakang yang terdiri dari vertebrae dan diskus. Diskus bentuknya keras, struktur tulang rawan yang menjadi pemisah antar vertebrae atau ruas tulang belakang. Tugas diskus adalah sebagai bantalan antar vertebrae sekaligus pertahanan untuk antinyeri gerakan pada ruas tulang belakang. Diskus bisa menahan beban dan ketegangan yang lumayan tinggi. Namun trauma, beban postur dan proses pengausan alami bisa menyebabkan diskus mengalami degenerasi. Cairannya jadi hilang dan mengering, menjadi menggelembung (bulge) dan mengalami herniasi. Dalam kondisi ini diskus jadi tak efektif lagi sebagai bantalan dan kehilangan kemampuannya sebagai penyerap kejutan. Tonjolan dari diskus yang menggelembung bisa menekan akar saraf dan mengakibatkan rasa nyeri teramat berat, kebas, kejang, kesemutan sampai ke organ seperti kaki dan tangan. Aktivitas ringan seperti membungkuk dan memutar pinggang jadi tak mungkin dilakukan karena nyerinya. Ini memang disebutkan sebagai penyakit degenerantif diskus yang bisa secara alami terjadi. Tapi jika tak ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan penderita kehilangan mobilitas dan fungsi organ-organ geraknya. Jadi akan sangat membantu jika tiap manusia punya pemahaman tentang anatomi tulang belakang yang bisa memicu nyeri punggungnya. Cara Menjaga Tulang Belakang Menjaga anatomi dan kesehatan tulang belakang tak mesti ribet dan rumit. Berlatih kebugaran dengan titik berat pada otot-otot perut dan punggung bisa mengurangi tekanan dan beban untuk tulang belakang dan sarag tulang belakang. Olahraga dan latihan memperbaiki postur dan peregangan adalah tiga kunci kesehatan punggung yang harus dilakukan setiap hari. Khususnya untuk menekan risiko efek degeneratif yang berhubungan dengan bertambahnya usia. Perhatikan bagaimana cara Anda duduk, berdiri dan bergerak. Postur yang buruk seperti membungkuk atau menarik bahu ke terlalu ke belakang bisa mengakibatkan proses degeneratif prematur atau dini. Rutin berjalan pagi, dikombinasikan dengan aerobik, pembentukan dan penguatan otot pada lengan sangat baik dilakukan. Tambahkan sedikit latihan peregangan setelahnya. Jangan lupa untuk menjaga asupan nutrisi untuk proses regenerasi sel. Jika sudah terlanjur mengalami nyeri punggung, segeralah hubungi dokter ahli seperti misalnya para dokter di Klinik Lamina Pain and Spine Center kami. Berbagai pemeriksaan dengan teknologi canggih akan membantu Anda menemukan masalah Anda sekaligus memberikan solusi terbaik dan tercepat demi kualitas hidup yang lebih bermakna. (***)
Terapi Frozen Shoulder, Dari Obat Hingga Minimally Invasive

JAKARTA — Amany (45 tahun) sebut saja begitu mengatakan sejak beberapa bulan terakhir punya keluhan di bahu yang membuatnya sangat tersiksa. “Kata dokter spesialis yang saya rasakan ini frozen shoulder,” katanya sambil terus mencari terapi kondisinya ini melalui internet. Dia mengatakan awalnya karena terlalu sering membawa beban berat dalam tas di salah satu bahu, meski dalam berbagai kasus penyebab frozen shoulder adalah sangat beragam. Sejak serangan pertama, Amany tak lagi bisa bisa mengangkat tangan ke atas kepala sampai maksimal. “Sakitnya minta ampun,” katanya. Akibatnya tiap kali berkeramas rambut dia hanya bisa menggunakan tangan kirinya. Frozen shoulder atau bahu kaku memang kondisi unik. Keluhannnya bisa tuntas dengan latihan mandiri atau bersama fisioterapis. Bahkan meski pada akhirnya bisa sembuh, biasanya siksaan frozen shoulder bisa berlangsung dalam beberapa hari saja, beberapa bulan, bahkan bisa mencapai masa bertahun-tahun. Tapi siapa punya waktu untuk menahan-nahan rasa nyeri? Padahal dengan terapi dan tindakan yang tepat, penderitaan frozen shoulder bisa hilang dalam hitungan menit. Seperti di Klinik Lamina Pain and Spine Center, keluhan bahu beku atau kaku bisa tertangani dengan penggunaan injeksi steroid dan radiofrekuensi ablasi. PENYEBAB FROZEN SHOULDER Frozen shoulder atau bahu beku sering disebut juga dengan nama adhesive frozen capsul, adalah kondisi hilangnya sebagian atau seluruh kemampuan gerak sendi bahu. Bahu manusia terdiri atas tiga tulang yang bentuknya disebut sebagai sendi ball-and-socket. Bagian-bagiannya adalah seperti di lengan bagian atas (humerus), tulang belikat (scapula), dan tulang selangka (clavicle). Juga ada jaringan di sekitar tulang yang bertugas mencengkeram organ di sekitarnya. Inilah yang disebut sebagai sebagai shoulder capsule (kapsul) . Dengan frozen shoulder, kapsul menjadi sangat tebal dan kencang sehingga sulit untuk digerakkan. Di bagian dalam, terbentuk jaringan parut dan cairan yang semestinya di produksi di area ini semakin berkurang sehingga, penderita akan terus merasakan nyeri. Penyebabnya sangat beragam. Bisa jadi karena trauma, tendinitis, rupture rotator cuff, bursitis, diabetes mellitus, infark myokard dan peradangan sendi bahu kronis. Ada pula dugaan pemicu frozen shoulder karena respon autoimun terhadap rusaknya jaringan lokal. GEJALA Biasanya muncul gejala pada pasien, antara lain : Kesulitan berkeramas, menyisir rambut, memasang BH, tidak bisa mengambil dompet dari saku belakang dan berbagai kegiatan sehari-hari. Gerakan bahu menjadi sangat terbatas. Rasa nyeri tumpul berkepanjangan dan rasa kaku yang kadang sangat hebat di bagian bahu. Perlahan rasa nyeri akan memburuk, terutama di malam hari sampai mengganggu tidur. Bisa berlangsung beberapa pekan, bulan, bahkan sampai 5 tahunan. FAKTA TENTANG FROZEN SHOULDER Frozen shoulder lebih sering menyerang kaum wanita vs pria. Wanita 60 persen lebih berisiko terutama yang menjelang menopouse Mereka yang berusia antara tahun 40-60 tahun lebih berisiko vs kelompok usia lainnya. Sedang berada dalam proses kesembuhan dari masalah kesehatan lain, seperti stroke, pembedahan seperti mastektomi yang membuat Anda terpaksa tidak banyak menggerakkan lengan Anda. Pengidap diabetes. Sekitar 10-20 persen orang dengan diabetes bisa terserang frozen shoulder. Masalah medis lain seperti masalah jantung, tiroid, Parkinson juga sering terkait dengan kemunculan frozem shoulder. DIAGNOSIS FROZEN SHOULDER, LANJUT TERAPI AWAL Untuk mendiagnosis frozen shoulder, dokter spesialis akan melakukan pemeriksaan fisik dan melanjutkan terapi. Dokter spesialis akan mengecek seberapa buruk nyeri Anda, dan seberapa jauh penyebarannya. Baca juga : Sakit Tulang Belikat Caranya Anda akan menggerakan tangan dan lengan semampu Anda (aktif). Lalu sebagai pembanding, dokter spesialis akan membantu menggerakkkan lengan Anda (pasif). Dokter mungkin akan memutuskan injeksi apa yang baik shoulder untuk melihat kondisi Anda. Injeksi anastetik mungkin akan membuat Anda merasa sedikit kebas, sehingga dokter bisa menilai jangkauan gerakan Anda saat aktif atau pasif. Dokter spesialis mungkin juga akan meminta pemeriksaan dengan X-rays, ultrasound, or MRI untuk memastikan nyeri Anda benar-benar tentang frozen shoulder, bukan arthritis, atau sebab nyeri lainnya. TERAPI FROZEN SHOULDER Ada beberapa cara mengatasi frozen shoulder. Obat anti-peradangan nonsteroidal yang ada dan bebas di toko obat seperti aspirin dan ibuprofen bisa mengurangi rasa nyeri dan peradangan di bahu. Jika tak juga membantu segera hubungi dokter spesialis yang bisa memberikan pengobatan yang lebih kuat. Perawatan yang Anda perlukan mungkin termasuk juga bersama terapis fisik untuk menguatkan dan latihan peregangan guna meningkatkan jangkauan gerakan Anda. Jika gejala yang Anda rasakan cukup hebat, atau tidak membaik seiring waktu, dokter mungkin akan merekomendasikan beberapa tindakan ini : Pengobatan dengan injeksi frozen shoulder berupa kortikosteroid di sendi bahu bertujuan mengurangi rasa nyeri dan memperbaiki jangkauan gerakan. Dengan terapi fisik, Anda bisa mendapatkan hasil yang lebih beragam dan mungkin lebih bermanfaat dari semua fase. Pembedahan. Ini sangat jarang terjadi untuk mengatasi masalah frozen shoulder. Tapi jika tindakan lain tidak membantu, dokter spesialis frozen shoulder mungkin akan menyarankan langkah ini. Radiofrekuensi ablasi bisa jadi cara menyembuhkan frozen shoulder yang efektif saat ini. Manipulasi bahu beku juga bisa membantu mengendurkan jaringan di bahu yang terlalu tegang. Tapi langkah ini makin jarang, karena arthroscopic makin mudah dilakukan. Sebaiknya pilih tindakan yang paling minim menggunakan antinyeri. Karena obat antinyeri bisa mengundang efek samping yang tak . USAI TINDAKAN NYERI BAHU KAKU INI YANG DAPAT ANDA LAKUKAN Cobalah kompres panas atau dingin di bahu saat nyeri menyerang. Terutama di daerah bahu hingga leher Latihan bahu dengan menggerakkan selembut mungkin Jangan lakukan olahraga yang mungkin bisa membuat kondisi pasca terapi frozen shoulder Anda semakin buruk. Misalnya dengan alat-alat gym yang bisa membuat nyeri Anda semakin hebat Jangan membungkuk ketika mengangkat benda berat. Tapi merendahlah dan gunakan kekuatan otot. Pastikan bahu dan leher tegak. (***)
Vitamin Tulang Belakang dan Makanan Super Anti Nyeri

Vitamin tulang belakang dan makanan super anti nyeri punggung. Nyeri punggung adalah salah satu nyeri yang setiap orang setidaknya pernah mengalami sekali dalam hidupnya. Penyebabnya juga sangat beragam. Karenanya pemeriksaan dokter dan pemilihan tindakan medis yang tepat sangat diperlukan. Anda bisa mendapatkannya di Klinik Lamina Pain and Spine Center. Beberapa penyebab nyeri punggung misalnya cedera karena kecelakaan, postur yang buruk, dan bahkan pada beberapa kasus tanpa sebab sama sekali. Tak perlu risau karena Anda bisa mengkonsultasikan kondisi Anda kepada para dokter ahli kami di Klinik Lamina Pain dan Spine Center. Setelah penyebab nyeri Anda jelas dan tindakan yang menjadi pilihan solusi sudah didapatkan, mungkin dokter akan menyarankan beberapa perubahan gaya hidup. Termasuk pola makan yang dianjurkan. MANFAAT VITAMIN TULANG BELAKANG Untuk nyeri punggung bawah atau low back pain, biasanya ada sejumlah suplemen vitamin tulang belakang yang bisa membantu untuk meringankan gejala yang masih timbul hilang. Bagi sebagian orang, mungkin nyeri punggung bisa hilang sendiri dalam hitungan hari, pekan atau bulan. Tapi ada pula yang mengalami nyeri punggung karena cedera mulai dari terkilir sampai mengalami saraf kejepit (herniated nucleus pulposus/HNP/slip disk), osteoporosis dan sebagian. Turunnya kadar vitamin tulang belakang (vitamin D) dalam darah bisa menyebabkan nyeri tulang, termasuk juga di punggung bagian bawah. Dalam darah vitamin D berperan sebagai regulator jumlah kalsium dan fosfat dalam tubuh. Kalsium dan fosfat adalah nutrisi yang sangat dibutuhkan dalam pembentukan tulang, gigi dan otot yang sehat. Maka kekurangan vitamin D bisa berujung pada cacat tulang dan rasa nyeri termasuk di tulang belakang. Kekurangan vitamin D juga bisa berdampak seperti rakhitis pada anak-anak dan osteomalacia pada dewasa. Dari data sebuah toko makanan sehat Holland & Barrett, para peneliti dari India menemukan bahwa cukup banyak pula pengidap nyeri punggung kronis yang ternyata karena kekurangan vitamin D. Sebelumnya juga para peneliti sudah menemukan peran penting vitamin D dalam meningkatkan daya tahan tubuh akan peradangan. Website medis, Healthline juga menekankan bahwa rasa nyeri tulang belakang besar kemungkinan adalah tanda kekurangan vitamin D dalam darah. Apalagi nyeri punggung karena kekurangan kalsium bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. KEBUTUHAN MANUSIA AKAN VITAMIN D Sebuah penelitian dibuat untuk menghubungkan kadar vitamin D dan nyeri punggung pada lebih dari 9 ribuan orang usia lanjut. Tiap orang pada dasarnya hanya membutuhkan 10 mikrogram vitamin D per hari untuk lebih sehat. Bagi mereka yang tinggal di tempat yang mataharinya tidak cukup, maka penggunaan suplemen vitamin D sangat membantu demikian dikutip dari express.co.uk. Tapi penggunaan suplemen vitamin D juga harus hati-hati karena jika terlalu banyak bisa berakumulasi dab mengganggu kerja jantung, ginjal dan sebagainya. Jika tak ingin mengonsumsi vitamin D untuk tulang belakang, Anda tetap bisa menemukan zat tersebut mulai dari ikan yang mengandung minyak seperti salmon, sardin, herring dan makarel, daging merah, liver, kuning telur dan beberapa makanan yang difortifikasi seperti sereal dan makanan untuk sarapan lainnya. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi Lamina Pain & Spine Center sebagai satu-satunya klinik syaraf kejepit terlengkap di Indonesia. (***)
Tulang Ekor Sakit Karena Jatuh Segera Ke Dokter

JAKARTA — Tulang ekor sakit karena jatuh yang mengakibatkan cedera banyak diakui sejumlah pasien di Klinik Lamina Pain and Spine Center. Meski tak selalu berhubungan, namun tak menutup kemungkinan riwayat terjatuh bisa di sumber nyeri punggung kronik. Beberapa cedera karena jatuh bisa menghalangi dari kegiatan sehari-hari. Seperti misalnya bekerja, berkendara, atau mengurus keluarga. “Seperti berita terakhir yang kita dengar tentang anak SMA asal Jawa Tengah yang jatuh dalam posisi duduk setelah temannya menarik kursinya. Ini bisa sangat berbahaya,” kata Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS dalam paparannya saat Mini Gathering for Physio Practitioner di Klinik Lamina, RS. Meilia Cibubur. Seperti diberitakan media massa, anak tersebut langsung merasakan kesakitan sangat, pusing dan ingin muntah setelah terjatuh. Diduga anak SMA tersebut mengalami cedera tulang ekor (cocciyx) yang bisa berisiko kelumpuhan hingga kematian. TULANG EKOR SAKIT KARENA JATUH DAN EFEKNYA Ada dua kategori tergelincir dan jatuh, tergantung pada penyebab dan arah jatuhnya. Jika penyebabnya adalah lantai yang licin, korban biasanya jatuh terjerembab ke arah belakang. Sebaliknya jika jatuh karena terantuk sesuatu misalnya saja batu, orang cenderung jatuh ke arah depan. Dua-duanya sama-sama berbahaya pada kasus tertentu. Tapi efeknya ke tulang belakang berbeda. Intinya jika nyeri punggung langsung terasa setelah jatuh jangan tunda lagi. Segera hubungi dokter ahli saraf atau bedah saraf. Umumnya memang orang tidak langsung merasa sakit tulang ekor setelah terjatuh, kecuali pada kasus berat seperti anak SMA itu. Rasa nyeri bisa jadi muncul sehari atau beberapa hari sesudah kejadian. BEBERAPA CEDERA YANG BISA DIKETAHUI Tapi rasa nyeri dari bekas jatuh tetap ada. Beberapa cedera yang mungkin bisa diketahui sesaat setelah jatuh atau beberapa waktu kemudian adalah: 1. Cedera Tulang Leher. Cedera pada tulang belakang akan lebih berbahaya jika menyerang saraf dan tulang leher. Tulang mungkin bisa bergeser, dan sangat mungkin merusak sara tulang belakang. Situasi tak stabil ini bisa membutuhkan koreksi dengan pembedahan. 2. Fraktur. Tulang yang retak atau patah di tulang belakang bisa menyebabkan nyeri luar biasa. Jika Anda jatuh ke belakang, area paling berisiko adalah tulang ekor. Fraktur bisa beragam tingkat keparahannya, mulai dari retak ringan hingga fraktur tulang yang mirip ledakan. 3. Herniated disc Atau herniasi diskus, yakni ketika ‘isi’ bantalan ruas tulang belakang yang lebih lunak bocor keluar dari cangkangnya yang lebih keras. Dampaknya saraf di sekeliling diskus yang terherniasi ini berisiko terjepit. Inilah yang menyebabkan nyeri. Kondisi ini bisa menyerang mulai dari leher, punggung, kaki dan bokong. Ketika herniasi diskus menekan saraf, penderita akan merakan kesemutan, lemah dan kebas di salah satu organ tubuhnya. Herniasi diskus juga dikenal sebagai saraf kejepit atau slipped disc. 4. Cedera jaringan lunak Jatuh sering kali juga menyebabkan keseleo atau terkilir pada otot, tendon dan ligamen. Selain rasa nyeri, gejala seperti pembengkakan dan kehilangan fleksibilitas atau kelenturan. Terkilir yang serius biasanya yang menyerang leher. Cedera ini bisa diatasi dengan tindakan tanpa pembedahan, termasuk terapi fisik. 5. Cedera whiplash Meski cedera whiplas biasanya muncul pada kecelakaan kendaraan bermotor, jatuh yang buruk bisa menimbulkan efek yang sama. Seperti misalnya jatuh ke arah depan yang sangat mendadak. Tak seperti cedera whiplash dari kecelakaan mobil, cedera dar jatuh biasanya menyebabkan nyeri di punggung bawah atau kaki. PERHATIAN KONDISI ORANG YANG JATUH Untuk cedera jatuh yang ringan, tirah baring dan penggunaan obat antiperadangan akan sangat membantu. Untuk cedera yang lebih serius, tindakan bisa mulai dari fisioterapi sampai pembedahan. Beberapa nyeri dari cedera karena kecelakaan bisa sembuh dengan mudah. Namun beberapa jenis cedera lain mungkin akan membuat penderita mengalami disabilitas permanen. Pakar nyeri Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS, meminta siapapun yang menyaksikan orang lain terjatuh, baik terjerembab atau terjengkang untuk memperhatikan kondisi korban dengan sebaik-baiknya untuk pertolongan. “Kalau masih tersadar harus diobservasi ketat apalagi jika anak-anak merasakan sakit karena terbentur,” katanya. Berikut tiga kondisi yang harus diwaspadai: Muntah dan kejang. Waspadai jika korban jatuh merasa muntah atau kejang. Bisa jadi ada masalah atau luka di otaknya. Cenderung tertidur atau setengah sadar. Hati-hati juga ketika anak masih sadar namun terkesan cenderung tertidur usai terpeleset. Dikhawatirkan ada luka tumpul di kepalanya yang membuat kesadarannya terganggu. Luka lebam Luka lebam akibat atau luka tumpul seringkali disepelekan. Meski dari luar terlihat tak ada yang mengkhawatirkan, tetapi di dalam bisa terjadi tulang di kepala atau punggung patah atau retak. APA YANG DILAKUKAN TULANG EKOR SAKIT KARENA JATUH Saat Anda jatuh, yang paling penting dilakukan adalah jangan panik. Meski Anda merasa kaget tetaplah berusia tenang, sikap ini akan membantu Anda menghadapi situasi tersebut. Apapun yang Anda lakukan kemudian sangat tergantung pada apakah Anda terluka dan apakah Anda bisa bangun tanpa bantuan orang lain. Cobalah untuk mengecek kondisi Anda sendiri dengan beberapa hal berikut: 1. Memeriksa cedera. Yang harus Anda lakukan sebelum bangun dari jatuh adalah memeriksa apakah ada cedera. Ambil waktu beberapa menit untuk memeriksa tubuh Anda jika ada cedera. Jika Anda terluka, cobalah untuk bangun dari lantai Jika Anda tak bisa bangun dari lantai, cari bantuan. Berusahalah untuk menjaga suhu badan tetap hangat dan mencoba untuk bergerak semaksimal mungkin. 2. Berusaha bangkit dengan perlahan. Jika Anda tak cerdera dan merasa cukup baik, Anda bisa mencoba untuk bangun dari lantai dan mencari posisi seaman mungkin. Cara terbaik sangat tergantung dari masing-masing pribadi. Berikut alternatifnya : Berguling ke salah satu sisi dan secara perlahan bangkit dengan bertumpu pada tangan dan lutut. Cobalah untuk merangkak ke permukaan yang lebih kuat untuk jadi penyokong Anda untuk bangun. Misalnya kursi atau tangga. 3. Objek penyangga. Gunakan objek yang bisa menopang berat badan Anda dengan tangan, geser satu kaki ke depan sehingga rata di lantai. Lutut Anda yang lain harus tetap berada di lantai. Dorong lengan dan kaki, perlahan hingga Anda dalam posisi bangkit dengan kaki Anda, perlahan-lahan bangkit ke posisi duduk. Duduklah selama beberapa menit sebelum mencoba untuk melakukan hal lain. SEMAKIN CEPAT MENGUBUNGI DOKTER LEBIH BAIK Diagnosis yang akurat adalah langkah pertama menuju perawatan dan penyembuhan tulang ekor sakit karena jatuh. Pasien harus memberikan penjelasan rinci tentang apa yang terjadi selama kecelakaan, yang akan membantu mereka pada awalnya mengenai sumber rasa sakit. Faktor risiko, seperti osteoporosis, dibahas. Seorang ahli bedah kemudian akan melakukan pencitraan diagnostik untuk secara definitif mengidentifikasi sumber cedera pasien dan menilai tingkat cedera. Setelah
PRP Adalah Terapi Jitu Sembuhkan Nyeri pada Sendi

JAKARTA — Nyeri sendi bukan dominasi para warga senior atau manula. Ada kalanya para profesional di bidang yang membutuhkan gerak cepat dan aktif berisiko juga mengalaminya sebagai bagian dari kerja mereka. Misalnya saja para atlet, sekali cedera sendi dan muncul rasa nyeri, demi prestasi mereka tentu perlu cara jitu sebagai solusinya. Adalah terapi platelet rich plasma atau PRP untuk mengatasinya. PRP bisa bermanfaat untuk mengatasi kerusakan sendi dan jaringan sekitarnya seperti osteoartritis. Misalnya pada lutut. “Ada beberapa gejala yang dapat menyertai sakit lutut seperti pembengkakan, lutut yang terasa kaku atau tidak bisa lurus. Bunyi gemeretak pada lutut. Kulit lutut berubah kemerehan dan hangat jika tersentuh,” kata pakar nyeri dari Klinik Lamina Pain and Spine Center, dr Mahdian Nur Nasution, SpBS. Terapi platelet rich plasma telah ada sejak tahun 1990-an untuk membantu penyembuhan cedera tulang belakang dan pemulihan jaringan setelah operasi plastik. Setelah beberapa tahun terakhir PRP telah menjadi populer untuk pengobatan cedera pada para atlet seperti pada kasus Tiger Woods untuk operasi lutut, pesepakbola Adam Cooney untuk masalah lutut degeneratif dan Los Angeles Dodgers ‘pitcher Takashi Saito untuk mengobati cedera siku. Ini Adalah Proses Pembuatan PRP “PRP berasal dari sampel darah pasien. Melalui proses pemurnian, hingga mendapatkan plasma darah yang kaya akan platelet,” ujar dr Sri Wahyuni, SpKFR, Dokter Spesialis Rehabilitasi Lamina Pain and Spine Center, RS Meilia. Di Indonesia kita mengenal platelet dengan istilah trombosit. Seperti halnya sel darah merah dan putih, platelet merupakan komponen normal dalam darah. Platelet dan substansi faktor pertubuhan inilah yang kemudian sebagai terapi untuk memperbaiki kerusakan jaringan sendi. Dalam beberapa penelitian PRP terbukti mampu menghambat proses inflamasi, dan menghambat progresivitas osteoartritis. PRP juga mampu menstimulasi pembentukan tulang rawan sendi, dan juga meningkatkan produksi cairan sendi. Terapi PRP telah ada sejak tahun 1990-an untuk membantu penyembuhan cedera tulang belakang dan pemulihan jaringan setelah operasi plastik. Setelah beberapa tahun terakhir PRP telah menjadi populer untuk pengobatan cedera pada para atlet seperti pada kasus Tiger Woods untuk operasi lutut, pesepakbola Adam Cooney untuk masalah lutut degeneratif dan Los Angeles Dodgers ‘pitcher Takashi Saito untuk mengobati cedera siku. Apa Sebenarnya Plasma Rich Platelet (PRP) Platelet rich plasma dalam bahasa Indonesia adalah plasma kaya trombosit adalah salah satu solusi tanpa pembedahan untuk kondisis seperti radang sendi dan ligamen atau tendon yang terkilir atau sobek. Dengan teknik injeksi langsung ke sendi untuk mengurangi rasa nyeri, meningkatkan fungsi sendi dan perbaiki kerusakan tulang rawan. Secara umum, PRP bukan sebagai pengobatan lini pertama dan biasanya bermanfaat setelah perawatan tradisional lainnya gagal. Terapi platelet rich plasma muncul ketika para ahli berteori bahwa dengan menyuntik arena yang meradang dan jaringannya rusak dengan konsentrat tinggi trombosit bisa mendorong luka segera sembuh. Dengan penyuntikan PRP proses penyembuhan terjadi secara alami dalam tubuh. Cairan PRP disuntikkan ke area yang sakit misalnya di ligamen, tendon dan sendi yang rusak. Dengan suntikan ini perbaikan jaringan lebih cepat agar segera sembuh dan tak lagi nyeri. Pasien yang menjalani terapi PRP bisa kembali beraktivitas bebas nyeri dalam 4-6 minggu setelah terapi. PRP pertama kali ada dan bermanfaat bagi para atlet profesional yang mengalami cedera hingga terjadi pembengkakan, kekakuan, peradangan dan nyeri. Efektifitas PRP Adalah Suntikan PRP, di Klinik Lamina dan di dunia efektif untuk mengatasi nyeri, berikut adalah contohnya : Nyeri akibat masalah diskus di lumbar tulang belakang Kerusakan pada area rotator cuff di bahu dan penebalan parsial Nyeri bahu dan ketidakstabilan Nyeri sendi yang khas pada siku pemain tenis dan siku golf Ketegangan hamstring dan pinggul Terkilir dan ketidakstabilan lutut Sindroma patellofemoral dan tendonitis patela Keseleo pergelangan kaki Achilles tendonitis dan plantar fasciitis Nyeri lutut, pinggul, osteoartritis sendi dan lainnya Sindrom jebakan saraf, seperti Carpal Tunnel Syndrome (CTS Disfungsi dan nyeri sendi sacroiliac (SI) Disfungsi dan nyeri sisi lumbar dan serviks Sebagai tambahan PRP juga bisa efektifuntuk berbagai kasus osteoarthritis dengan memicu kesembuhan dari tulang rawan, mengurangi nyeri dan kecacatan. Termasuk juga beberapa kasus berikut: Arthritis pada lutut Arthritis pada sendi pinggul Bahu yang mengalami arthritis Arthritis pada ankle atau pergelangan kaki Manfaat PRP Sebagai Pilihan Non-Operasi Adalah, Apakah Hasil Permanen Jika berhadapan dengan injeksi nyeri tradisional, PRP memberikan pasien solusi anti nyeri yang lebih tahan lama dan permanen. Sehingga pasien tak perlu melakukan operasi pergantian sendi atau menghadapi potensi melakukan operasi kembali. Namun PRP cuma salah satu alternatif pengobatan. Jenis pengobatan apapun lagi-lagi efektivitasnya tergantung pada tingkat keparahan cedera. Terapi injeksi PRP sangat sederhana, tak menyakitkan dan bisa langsung di ruang dokter saat kunjungan konsultasi. Darah pasien akan diambil selama 25-30 menit dengan teknik seperti yang biasa ada saat pemeriksaan darah rutin. Darah kemudian masuk di centrifuge atau mesin yang berputar dalam kecepatan sangat tinggi untuk memisahkan sel darah merah dan konsentrat trombosit. Konsetrat trombosit inilah yang akan berguna dalam pengobatan. Konsentrat trombosit bisa berisi 5-10 jali lebih banyak trombosit dibanding darah biasa. Proses injeksi PRP tidak banyak memakan waktu. Tidak pula lebih dari satu jam prosesnya. Konsentrat trombosit inilah yang sebagai terapi ke tendon, ligamen, otot, sendi, atau diskus pusat rasa nyeri. Harga Suntik PRP Lutut Jika platelet rich plasma untuk terapi tulang belakang, biasanya akan perlu panduan rontgen (fluorskopi) untuk memastikan penempatan PRP yang aman dan tepat di lokasi nyeri. Atau bisa juga menggunakan ultrasonografi (USG) saat menyuntikkan ke tendon, ligamentum atau target sendi. Suntikan di bawah panduan gambar untuk memastikan penempatan PRP yang tepat. Jumlah injeksi bervariasi berdasarkan kondisi masing-masing pasien tetapi biasanya berkisar antara 2-6 injeksi PRP yang dilakukan seiring waktu. Pasien biasanya mengalami pengurangan nyeri yang signifikan setelah injeksi pertama atau kedua. Secara umum, suntikan PRP tidak menyakitkan dengan biaya suntik terjangkau. Namun, tingkat ketidaknyamanan tergantung pada lokasi nyeri. Kadang-kadang ada sedikit rasa sakit setelah prosedur, biasanya hanya beberapa hari dan bisa reda dengan obat anti-nyeri yang terjual bebas. Tapi pasien harus menghindari obat anti-peradangan yang bisa menghambat proses penyembuhan. Di klinik Lamina harga suntik PRP lutut masih sangat terjangkau, satu tindakan suntik hanya sebesar Rp 5.000.000. Harga ini jauh lebih terjangkau, ketimbang harus operasi terbuka untuk mengatasi masalah OA lutut pasien. Bagaimana Hasil Terapi Platelet Rich Plasma yang Bisa Diharapkan? Manfaat terapi PRP adalah bahwa tidak seperti perawatan lain, terapi
5 Cara Obat Nyeri Lutut Tanpa Harus Ke Dokter
JAKARTA — Tahukah Anda bahwa salah satu ciri khas kaum milenial adalah kepedulian mereka yang tinggi akan kesejahteraan orang tua mereka? Salah satunya adalah keinginan mereka untuk bisa maksimal menjaga kesehatan orang tua mereka. Maka tak heran jika Anda berkunjung ke Lamina Pain and Spine Center yang dulu bernama Klinik Nyeri dan Tulang Belakang, banyak kaum milenial yang hadir untuk menemani orang tuanya berobat. Sebagian dari mereka mengajak orang tuanya ber obat nyeri sendi termasuk lutut. Untuk kasus-kasus nyeri sendi, bisa dikatakan khas pada mereka yang berusia lanjut. Degenerasi bagian-bagian tulang bisa menimbulkan rasa nyeri yang sangat menganggu dan menghalangi mobilitas. “Misalkan nyeri lutut karena osteoatritis. Biasanya yang paling banyak dikeluhkan pasien itu pada nyerinya, dan pasien minta diobati nyerinya dulu karena sangat mengganggu,” kata Dr Mahdian Nur Nasution, ahli bedah saraf dari Klinik Lamina. Di Klinik Lamina untuk mengatasi nyeri sendi ada beberapa pilihan mulai dari suntikan kortikosteroid, Platelet-rich Plasma (PRP) dan yang paling canggih adalah terapi Radiofrekuensi Ablasi (RF). Baca juga : Terapi PRP RF menggunkan gelombang radio yang aman dan cepat sebagai genicular nerve block (ablation) untuk memblok rasa nyeri sehingga tidak dikirimkan dari ujung saraf. Diharapkan pembaalan rasa nyeri ini bisa brelangsung sampai 24 bulan. “Cukup dengan waktu total 15-20 menit diinjeksi dengan tiga jarum suntik, dengan dialirkan gelombang radio frequency itu, di mana jarum suntiknya ditempatkan pada tiga saraf di lutut yang mengatur sensasi nyeri ke otak,” kata Dr. Mahdian. Sebagai sebuah terapi yang menawarkan sensasi bebas nyeri, banyak keuntungan yang didapat. Mulai dari penyembuhan yang lebih cepat, tidak membuat takut pasien apalagi yang berusia lanjut dibanding bedah terbuka, dan hasil dari hilangnya rasa nyeri akan membuat pasien bisa bergerak lebih banyak dan lebih bebas. Meski umumnya menyerang usia lanjut, kita bisa mencegah, minimal menunda lebih lama serangan nyeri lutut dengan beberapa cara di bawah ini. Obat Nyeri Lutut Cara Sederhana 1. Jika bergerak jangan lupakan pemanasan “Pemanasan penting sebelum berolahraga atau melakukan aktivitas lainnya. Terutama jika yang Anda lakukan adalah olahraga intensitas tinggi” kata Jeffrey Duarte ahli masalah penampilan dari NY Sports Science Lab. Sebagai tambahan, setelah pemanasan, otot akan mendapat waktu untuk terisi dengan darah, ini akan mencegah terjadinya kejang. 2. Kurangi berat badan. Lutut Anda menanggung beban berat tubuh sepanjang usia kita. Jika berat Anda berlebih artinya tiap kilogram kelebihan berat adalah beban tambahan juga buat lutut. “Bayangkan jika Anda bergerak seharian dengan tas punggung seberat 5 kilogram, lama-lama Anda akan merasakan nyeri punggung, pinggul, dan lutut. Inilah bukti beratnya ekstra beban untuk lutut Anda,” kata Charles Bush-Joseph, ahli bedah ortopedik di Rush University Medical Center. 3. Ganti pola makan Anda Memang tak ada “super food” atau makanan super yang bisa langsung menyembuhkan nyeri lutut. Namun memasukkan beberapa jenis makanan ke diet Anda bisa membantu untuk menguatkan lutut sekaligus melawan peradangan yang bisa mengurangi rasa nyeri. Menurut Arthritis Foundation (AF), Anda sedikitnya harus mengonsumsi asam lemak omega-3 dalam bentuk seperti ikan (salmon, tuna, mackerel) atau kacang kedele. 4. Lakukan aktivitas intensitas rendah. Untuk hidup sehat, penting untuk terus aktif bergerak. Tapi untuk mereka yang mengidap nyeri lutut, berat untuk membayangkan melakukn olahraga seperti lari dan kelas HIIT. Maka sebagai pengganti berjalan dan naik sepeda stastis adalah alternatif yang baik. Anda mungkin ingin mencoba Tai Chi dan olahraga air. Penelitian menyebtkan bahwa kedua olah raga ini bisa meredaka nyeri kronis dan disabilita. 5. Gunakan sepatu yang tepat. Anda harus menggunakan sepatu yang nyaman, mendukung sepatu sebaik mungkin. Simpan high heels Anda hanya untuk acara-acara spesial. “High heels tidak baik untuk lutut Anda, dan tak baik untuk kaki Anda,” kata Patience White, ahli rheumatologis. Penting juga memastikan Anda menggunakan sepatu yang tepat saat berolah raga. Dengarkan Lutut Yang Mengalami Nyeri Meski sering dianggap sepele nyeri sebenarnya adalah ‘jeritan’ tubuh akan sesuatu yang salah. Belajarlah mendengarkan apa kebutuhan tubuh Anda. Karena ini bisa sebagai obat mengatasi nyeri lutut Anda. Baca juga : Bahaya menggunakan high heels Kapan Anda telah terlalu memaksakan tubuh untuk bekerja, kapan tubuh mendapatkan istirahat yang berkualitas. Kapan terakhir Anda duduk dengan tegak, bernafasdalam dan melakukan peregangan saat dibutuhkan? Secara umum, jika Anda mengalami keseleo atau terkilir di otot atau sendi, beristirahat dan mencegah beban di area cedera adalah langkah awal terbaik. Lakukan langkah proteksi, istirahat, kompres panas/ dingin dan elevasi. Jika nyeri tak hilang juga, bengkak tak hilang-hilang dan Anda semakin kesulitan untuk melakukan aktivitas harian, inilah saatnya bertemu dengan ahli medis yang kompeten. Beristirahat memang obat penting, tapi lebih penting menemukan akar masalah dan menyelesaikannya nyeri lutut demi masa depan Anda. Ini adalah saat ketika Anda harus segera menghubungi dokter: Nyeri sudah berlangsung antara 3-4 hari. Terasa semakin parah. Tak ada hari yang tidak Anda jalani tanpa rasa nyeri yang mengganggu. Nyeri terasa tumpul tapi tak hilang-hilang juga. Nyeri berasal dari kejadian traumatik. (***)
Terapi Nyeri Dengan Radiofrekuensi Ablasi di Klinik Lamina
Terapi Nyeri Radiofrekuensi Nyeri apapun bentuknya dan dimanapun pusatnya memang menyebalkan. Apalagi jika serangannya berulang. Bahkan ada yang telah mencoba berbagai pengobatan tak juga kunjung sembuh. Untungnya di Klinik Lamina Pain and Spine Center, Anda bisa mendapatkan berbagai alternatif pengobatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan Anda termasuk terapi nyeri dengan Radiofrekuensi. TANYA JAWAB HUB. CALL CENTER KAMI (02179196999) Melalui konsultasi dengan para dokter kami, Anda bisa mendapatkan solusi jitu untuk keluhan nyeri Anda. Anda bisa berkunjung dan menemui Dr. Mahdian Nur Nasution SpBS dan Dr. Yosi Yudha, SpBS untuk pemeriksaan kondisi nyeri Anda. Jika belum cukup yakin Anda bisa menghubungi nomor WhatsApp yang tertera di bawah ini untuk konsultasi gratis. Bedah syaraf terbuka untuk mengatasi nyeri memang bukan satu-satunya cara, kecuali cara lain tak lagi bisa dilakukan. Di Klinik Lamina yang dulu bernama Klinik Nyeri dan Tulang Belakang dan sudah menyelesaikan puluhan ribu kasus nyeri Anda bisa mendapatkan pengobatan sesuai kondisi nyeri Anda. Mulai dari terapi dengan obat-obatan untuk kasus paling ringan injeksi intra artikular atau suntikan kortikosteroid untuk mengurangi nyeri, penggunaan laser untuk Percutaneous Laser Disc Decompression (PLDD), endoskopi pada Percutaneous Endoscopy Disc Discectomy (PELD) dan Radiofrekuensi Ablasi (RF). Radiofrekuensi Ablasi untuk Minimalkan Penggunaan Obat Mengatasi nyeri memang bisa dengan menggunakan obat. “Tapi ada nyeri yang kompleks, misalnya kanker. Pada umumnya keluhan nyeri akibat kanker diatasi dengan pemberian morfin, tapi sampai batas tertentu pasien menjadi kebal. Rasa nyeri hebat yang dirasakan pasien bisa membuat mereka ingin bunuh diri,” kata Dr. Mahdian Nur Nasution, spesialis bedah saraf yang mengomandoi jaringan Klinik Lamina. Belum lagi efek samping dari penggunaan obat-obatan, sementara untuk melakukan operasi tak semua pasien mau melakukannya kata Dr. Mahdian memaparkan pengalamannya. Ia menjelaskan, sejak beberapa tahun terakhir ini berkembang ilmu interventional pain management (IPM) yang mempelajari teknik-teknik intervensi dalam menangani nyeri yang sulit diatasi. Nah, salah satu terapi intervensi yang sudah dipakai secara luas di banyak negara adalah Radiofrekuensi Ablasi ini. Prinsip kerjanya adalah menggunakan aliran listrik yang diproduksi gelombang radio untuk memanaskan bagian saraf tertentu. “Lapisan pembuluh sarafnya diblok agar tidak bisa lagi mengirimkan sinyal nyeri yang sifatnya kroik dan telah berlangsung lama,” kata Dr. Mahdian. Kelebihan dari terapi ini bisa meningkatkan lingkup gerak tubuh dan meminimalkan penggunaan obat oral. Penelitian Terbaru Tentang Terapi Nyeri dengan Radiofrekuensi Sebuah penelitian terbaru mengatakan terapi nyeri Radiofrekuensi (RF) dapat bermanfaat besar bagi pasien yang tidak membeli respons terhadap pengobatan standar dan gagal dengan prosedur lain. Geoff Brockenshire menjelaskan bagaimana tulang panggul dan tulang belakang lumbar merupakan pusat organ yang paling aktif saat kita bergerak. Semua itu kemudian dikawal oleh otot-otot perut yang kita sebut ‘core’. Ketika ada yang bermasalah dengan kondisi saraf di area tersebut RF bisa mengirimkan getaran energi yang mengurangi peradangan pada akar saraf di tulang belakang. Terapi RF sebenarnya bukan hal baru. Pertama kali disahkan oleh Administrasi Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA) pada tahun 1980. Tetapi perkembangan terbaru dalam teknologi medis dapat membuat para ahli dapat menggunakannya dengan akurasi yang lebih besar. “Saya kagum dengan hasil RF,” kata penulis studi dan ahli radiologi, Dr. Alessandro Napoli. “Terutama setelah membaca penelitian penyakit lumbar dengan herniasi diskus berulang.” “Pengalaman pribadi saya juga bisa memastikan perawatannya tidak menyakitkan dan cepat,” kata Napoli yang pernah menjadi pasien terapi RF juga. Napoli adalah profesor radiologi intervensi di Universitas Sapienza di Roma, Italia. Dia dan rekan-rekannya berencana untuk melaporkan hasil penelitian mereka pada pertemuan tahunan Radioligical Society of North America di Chicago. Penelitian seperti ini dianggap masih dini untuk dipublikasikan dalam jurnal. Non-invasif, Lebih Murah dan Minim Risiko Terapi standar termasuk obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas, suntikan kortikosteroid tulang belakang, dan / atau pembedahan invasif yang kadang-kadang melibatkan pengangkatan disk dan fusi vertebra. Meskipun keselamatan operasi telah “Sebagian besar membaik”, Napoli menunjukkan adanya risiko perdarahan dan infeksi, kebutuhan untuk tinggal di rumah sakit minimal dua hari, biaya tinggi, dan fakta bahwa beberapa pasien akhirnya menyadari sedikit manfaatnya. Sebaliknya, RF bebas sayatan dan tidak memerlukan tinggal di rumah sakit, non-invasif, jauh lebih murah dan tidak terlalu berisiko. Terapi nyeri Radiofrekuensi bisa digunakan sebagai pilihan untuk mereka yang telah gagal dengan terapi dan obat-obatan lain. Ini mungkin bisa jadi pilihan yang sama bagi mereka yang tak bisa menerima injeksi steroid, tapi mereka memerlukan penanganan lebih lanjut. (***) Konsultasi Dengan Staf Ahli Lamina di 021-7919-6999