Dislokasi sendi tulang siku adalah salah satu jenis cedera dislokasi sendi yang timbul akibat bergesernya atau keluarnya tulang dari posisi semula atau posisi normalnya.

Dislokasi sendi bagian siku ini bisa terjadi hanya sebagian (subluksasi) maupun secara komplet (seluruhnya).

Dislokasi Sendi Tulang Siku Adalah

Dislokasi sendi tulang siku adalah tempat kedua yang sering mengalami cedera setelah tulang bahu.

Sendi siku memiliki tiga tulang utama. Tulang humerus merupakan tulang di lengan atas. Dua tulang lainnya – lengan bawah – adalah tulang radius dan ulna membentuk area siku ke bawah hingga ke pergelangan tangan. Masing-masing tulang ini memiliki bentuk yang unik dan berbeda.

 

Ketiga tulang tersebut dihubungkan dengan ligamen untuk menjaga kesejajaran sendi tulang siku yang merupakan sendi engsel.

Sendi engsel merupakan sendi yang memungkinkan pergerakan satu arah saja, misalnya lurus (ekstensi) dan tekuk (fleksi).

Gerakan rotasi atau memutar dapat terjadi melalui soket sendi bahu sehingga lengan dapat memutar telapak tangan ke bawah (pronasi) atau ke atas (supinasi).

Cedera siku atau dislokasi sendi tulang siku ini dapat berpengaruh pada beberapa gerakan tersebut.

Apa Penyebab dan Tandanya?

Dapat dikaitkan dengan olahraga. Olahraga yang biasanya dapat menyebabkan dislokasi sendi tulang siku adalah sepak bola, hoki, senam, voli, basket.

Aktivitas olahraga diperkirakan menyumbang hingga 50% dislokasi elbow. Terjatuh dengan posisi tangan terbuka atau jatuh dengan tumpuan yang salah dapat menyebabkan dislokasi area ini. Penyebab lainnya adalah kecelakaan mobil saat Anda menahan benturan dengan menggunakan kedua lengan.

Berdasarkan kerusakannya, dislokasi tulang siku terbagi menjadi:

Tanda-tanda yang akan timbul bergantung pada tingkat keparahan cedera siku dan seberapa banyak struktur sekitar siku yang terkena dampaknya. Tanda-tandanya sebagai berikut:

  1. Memar
  2. Bentuk lengan berubah (mungkin ada tulang yang tampak keluar dari tempatnya)
  3. Kelemahan sendi
  4. Tidak dapat menggerakkan siku
  5. Nyeri
  6. Bengkak

Bila kondisi dislokasi ini tidak ditangani dengan tepat, dapat berisiko mencederai saraf dan pembuluh darah di area siku.

 

Komplikasi lanjutnya dapat berupa:

Bagaimana Penanganannya Dislokasi Sendi Tulang Siku 

Hasil rontgen dislokasi pada sendi siku
Hasil rontgen dislokasi pada sendi siku

Sebelumnya, kadangkala dokter akan meminta dilakukannya pemeriksaan penunjang atau pemeriksaan radiologis (seperti MRI atau rontgen) agar dokter mengetahui dislokasi atau kerusakan yang ada.

Penanganan dislokasi bergantung pada berat ringannya dislokasi yang terjadi karena perlu terapi dislokasi siku tangan merupakan suatu kondisi yang harus segera ditangani.

Penanganan ini dilakukan untuk mengembalikan tulang pada posisinya dan mengembalikan fungsi lengan yang bisa dilakukan tanpa operasi maupun operasi bila diperlukan.

Pada dislokasi sederhana, dokter kemungkinan akan mereposisi tulang siku yang akan dilakukan dengan bantuan obat penghilang nyeri untuk mengurangi rasa sakit yang dialami. Sebelumnya dokter akan memeriksa gerakan dan tanda-tanda yang ada di area siku.

 

Setelah ditangani, atau terapi dislokasi siku tangan dilakukan kemungkinan dokter akan menyarankan program rehabilitasi medik atau fisioterapi guna memulihkan gerakan sendi siku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *