Kram Otot dan Pengobatan Yang Bisa Kamu Lakukan

Kram otot hampir pernah semua orang pernah mengalaminya. Kondisi ini terjadi ketika adanya kontraksi yang kuat atau mengencangnya otot. Kemudian akan menimbulkan rasa sakit yang muncul tiba-tiba dan berlangsung selama beberapa saat. Seringkali kondisi ini terjadi di kaki. Tak hanya bisa terjadi saat kamu beraktivitas atau olahraga saja, tapi juga saat kamu istirahat ataupun sedang tidur. Penyebabnya beragam, untuk mengetahuinya simak penjelasan berikut ini. Penyebab kram otot 1. Suplai darah yang tidak lancar Pembuluh darah yang bertugas mengalirkan darah ke kaki mengalami hambatan, akibatnya kamu akan merasakan nyeri yang mirip dengan kram. 2. Kurangnya asupan mineral Kurangnya asupan mineral, magnesium, kalsium dan juga kalium bisa menjadi penyebab kram otot. Ini bisa terjadi karena konsumsi obat-obatan seperti konsumsi obat hipertensi. 3. Kurang cairan atau dehidrasi Cuaca yang panas akan membuatmu kekurangan cairan dan jadi salah satu pemicu terjadinya kram otot. 4. Aktivitas fisik berlebihan Olahraga yang berlebihan menjadi kurang baik karena bisa menimbulkan kelelahan berlebih pada tubuh dan juga menimbulkan kram otot. Biasanya orang jarang menyadari hal tersebut dan nyeri yang timbul akibatnya baru terjadi saat beristirahat. 5. Kehamilan Ibu hamil mengalami masalah kram otot karena adanya perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan dan juga perkembangan janin dalam kandungan yang semakin membesar. 6. Posisi tidur yang keliru Kebiasaan tertidur dengan posisi telungkup terlalu lama membuat kaki berada pada posisi miring yang membuat kram sering terjadi. 7. Menggunakan sepatu tinggi Kebiasaan menggunakan sepatu tinggi dalam durasi yang cukup lama, biasanya bisa menimbulkan nyeri pada kaki, inilah yang menyebabkan terjadinya keluhan ini. 8. Kondisi medis tertentu Orang yang memiliki riwayat penyakit kardiovaskular, gagal hati, gagal ginjal, diabetes, kerusakan saraf, hipotiroidisme dan juga osteoartritis lebih beresiko mengalami kram otot. Penanganan Kram Otot Dalam beberapa kasus, memang dapat hilang tanpa perlu penanganan serius. Namun, jika mengalaminya kamu bisa melakukan beberapa aktivitas berikut untuk mengurangi nyeri yang kamu alami, seperti: Hentikan kegiatan yang sedang dilakukan, Luruskan bagian tubuh yang mengalami kram sambil dipijat secara perlahan, Kompres dengan air hangat ataupun dingin pada bagian yang merasakan nyeri ataupun kram. Namun, biarpun bisa sembuh dengan sendirinya, penanganan dokter tetap kamu perlukan pada kondisi berikut: Keluhan tidak kunjung membaik setelah beberapa hari, Otot terlihat merah, membengkak dan terasa hangat, Otot melemah dan sulit beraktivitas, Sakit ataupun nyeri berulang setelah pengobatan. Itulah beberapa kondisi yang perlu kamu perhatikan saat mengalaminya. Sebaiknya hindari penyebab dan segera konsultasikan dengan dokter dan medis untuk mendapatkan solusi terbaik.
Cara Mengurangi Rahang Sakit Dengan Mudah

Rahang sakit hampir setiap orang pernah mengalaminya, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Kondisi ini dapat menghambat aktivitas harian seperti, berbicara dan juga mengunyah. Penyebabnya bisa karena berbagai kondisi seperti, sendi rahang, telinga, gigi, sinus yang sedang sakit. Karena penyebabnya cukup beragam, maka penyembuhannya juga beragam, bergantung dari kondisi. Peran rahang atas dan bawah Rahang atas, bagian ini memiliki fungsi sangat vital untuk melindungi organ-organ yang berada pada area tengkorak, seperti pada otak, mata dan juga saraf-saraf. Tulang bagian atasnya memiliki fungsi untuk mencegah kerusakan pada struktur wajah saat mengalami cedera. Berikutnya adalah rahang bawah yang berperan untuk membantu proses mengunyah dan juga berbicara. Hal ini karena memang digunakan aktif untuk bergerak. Selain itu, juga berperan penting untuk membentuk struktur mulut serta melindungi otot dan juga saraf penting yang berada pada bagian mulut. Penyebab Rahang Sakit Kondisi ini bisa terjadi pada semua umur, baik wanita maupun pria. Penyebab awalnya adalah akibat adanya gangguan pada sendi rahang. Sendi ini memiliki fungsi yang cukup penting, seperti, dapat mengendalikan gerakan untuk mengatup rahang dari atas ke bawah, maupun sebaliknya. Penyebab lainnya juga bisa terjadi karena sakit gigi. Nyeri ini bisa berasal dari gigi yang sakit dan menjalar hingga bagian rahang. Sakit gigi umumnya terjadi karena adanya infeksi yang menyebabkan gigi berlubang. Untuk mencegah terjadinya keluhan ini akibat sakit gigi, kamu harus cepat memeriksakan diri ke dokter ataupun tenaga kesehatan untuk mendapatkan perawatan dan tindakan medis yang tepat. Selain sakit gigi, penyebab lainnya adalah sinusitis atau sinus. Sinus adalah kondisi terjadinya infeksi oleh virus maupun bakteri pada bagian hidung. Sinus mengakibatkan penumpukan cairan pada rongga sinus dalam hidung. Penyumbatan inilah yang memicu terjadinya penekanan pada rahang dan menimbulkan rahang sakit. Sakit kepala cluster juga bisa jadi salah satu pemicu terjadinya kondisi ini. Sakit kepala jenis ini menyebabkan nyeri pada bagian belakang salah satu mata. Pada kondisi tertentu, sakit yang terjadi dapat menyebar hingga ke area rahang dan menimbulkan nyeri yang cukup mengganggu penderita. Pada kondisi yang cukup kronis, juga bisa terjadi karena penyakit serangan jantung. Penyakit serangan jantung umumnya menyebabkan penderita mengalami nyeri pada bagian lengan, punggung, leher, dan juga rahang. Jika kamu sudah merasakan nyeri, segera obati dan konsultasikan ke dokter. Pemilihan jenis obat untuk mengurangi keluhan ini juga sangat penting. Hal ini karena pemilihan obat yang tepat dapat mempercepat proses penyembuhan. Cara Mengurangi Keluhan Selain dengan obat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat rahang sakit, seperti: Hindari makanan yang keras atau kamu bisa memotong-motong terlebih dahulu makanan yang akan kamu makan, Gunakan es batu ataupun air hangat untuk mengompres area yang nyeri, Kurangi konsumsi kafein seperti pada kopi maupun teh, Kurangi konsumsi makanan yang bertekstur lengket seperti pada permen karet, Usahakan untuk tidak menguap terlalu lebar. Kamu juga bisa beristirahat ketika merasakan sakit sambil mengurangi aktivitas yang banyak menggunakan otot dan sendi rahang. Jika keluhan masih terus berlanjut, kamu bisa konsultasikan dengan dokter untuk mendapat pemeriksaan dan penanganan secara tepat.
Squat Jump, Ini Dia Fakta dan Manfaatnya

Squat jump adalah olahraga yang bermanfaat untuk pemanasan dan mengencangkan anggota tubuh bagian bawah. Namun, sebelum kamu merasakan manfaat dari olahraga ini, baiknya kamu mengenali dulu fakta-faktanya supaya kamu tidak sembarangan melakukan. Fakta squat jump yang perlu kamu tahu Untuk mendapatkan manfaatkan squat jump kamu harus mengetahui teknik yang benar sesuai teori yang direkomendasikan. Berikut tiga fakta yang perlu kamu ketahui: 1. Half squat sebelum melakukan squat jump Sebelum melakukannya kamu bisa melakukan half squat terlebih dahulu. Gerakan ini mirip dengan squat jump yaitu gerakan olahraga melompat. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan performa pada otot. 2. Hindari, jika dalam kondisi tertentu Kondisi pelapis sendi lutut yang robek adalah salah satu cedera lutut yang paling banyak terjadi. Jika kamu mengalami kondisi ini, sebaiknya tidak melakukan squat jump. Pelapis sendi lutut yang robek atau meniskus dapat terjadi akibat bertambahnya usia. Biasanya penderita akan mengalami nyeri, lutut kaku dan juga bengkak. 3. Lakukan rutin dan tidak berlebihan Jika kamu ingin melakukan gerakan ini, biasakan untuk melakukannya dengan benar, rutin dan tidak berlebihan. Hal ini penting untuk menghindari cedera. Manfaat Squat Jump Latihan squats jump bermanfaat untuk mengencangkan bokong dan kaki, perut bagian bawah, glutes dan juga otot kaki. Pada wanita, jenis olahraga ini sangat bermanfaat untuk membentuk tubuh jadi lebih ideal. Berikut beberapa manfaat melakukan squat jump yang perlu kamu tahu: 1. Membakar kalori dan lemak Rutin melakukan squat jump sebanyak 30 kali setiap hari, kamu bisa membakar lemak sebanyak 100 kalori. Kamu bisa membakar kalori dan juga lemak pada anggota tubuh bagian bawah. 2. Mengencangkan otot bokong, kaki, dan perut Merupakan jenis olahraga dari latihan plyometric. Latihan ini bermanfaat untuk mengerahkan kekuatan maksimum saat berolahraga dalam waktu yang singkat sehingga bisa meningkatkan tenaga. Hal ini tentunya bermanfaat untuk mengencangkan otot bokong, kaki dan juga perut. 3. Menjaga mobilitas Latihan ini dapat meningkatkan mobilitas dan juga keseimbangan. Dengan rutin melakukannya, kamu bisa menjaga kekuatan otot, menjaga fungsi saraf motorik dan membantu meningkatkan komunikasi otak ke otot tubuh. 4. Meningkatkan performa saat olahraga Latihan squats dapat meningkatkan performa terutama saat berolahraga. Hal ini bisa membantu melatih ketahanan fisik sehingga tubuh bisa menjadi lebih bertenaga. 5. Meningkatkan kesehatan Manfaat latihan ini adalah untuk kesehatan seperti meningkatkan regulasi glukosa, metabolisme lipid dan sensitivitas insulin. Ini menjadi penting, karena bisa mengurangi resiko penyakit jantung, hipertensi, obesitas dan juga diabetes. 6. Membantu pembuangan limbah Bisa juga untuk membantu meningkatnya sirkulasi cairan tubuh dan juga keringat. Kedua hal tersebut bermanfaat untuk membantu pembuangan limbah dari tubuh. 7. Membantu meningkatkan kesehatan tulang Latihan secara rutin dapat meningkatkan kepadatan tulang dan menjaga kesehatan.
Beragam Faktor Pemicu Tangan Kesemutan

Tangan kesemutan adalah kondisi yang paling sering terjadi. Namun, biarpun terlihat sepele, ternyata kondisi ini adalah tanda ataupun alarm dari tubuh kamu. Kondisi inipun bisa terjadi akibat kerusakan saraf. Kerusakan saraf sendiri, bisa terjadi akibat cedera ataupun efek samping dari konsumsi obat-obatan jenis tertentu. Namun, penyebab paling umumnya adalah akibat adanya tekanan pada pergelangan tangan ataupun sekitarnya. Menghilangkan tekanan pada pergelangan tangan, adalah cara sederhana untuk menghilangkan keluhan satu ini. Tapi, jika ternyata keluhan masih tak hilang juga segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab lebih jelasnya. Beragam faktor penyebab tangan kesemutan Untuk mengetahui pengobatan yang tepat, tentunya kita harus mengenal kondisi penyebab dari keluhan ini. Berikut beberapa faktor penyebab tangan kesemutan: 1. CTS atau Carpal Tunnel Syndrome Carpal Tunnel Syndrome adalah kondisi yang terjadi akibat kerusakan saraf yang menyebabkan iritasi saraf dan tekanan berulang pada bagian tangan. Kondisi ini memiliki beberapa gejala seperti, tangan sakit, lemah atau lemas saat melakukan aktivitas. CTS dapat terjadi akibat trauma akibat penggunaan tangan yang berlebihan untuk mengerjakan pekerjaan yang sama secara berulang dalam waktu yang tidak sebentar. Beberapa orang yang mungkin berisiko alami kondisi ini biasanya yang memiliki pekerjaan mengetik, ataupun juga menulis. 2. Rheumatoid Arthritis Jika rheumatoid arthritis mempengaruhi sendi pergelangan tangan, maka peradangan dapat menekan saraf tangan dan jari sehingga timbul carpal tunnel syndrome. Gejalanya, sakit, mati rasa, dan kesemutan pada jari dan sebagian tangan. 3. Diabetes Tangan kesemutan kronis bisa terjadi karena pembuluh darah terganggu. Jika pembuluh darah yang berfungsi untuk mengedarkan darah ke jari tangan terganggu, maka akan timbullah rasa nyeri, kesemutan, hingga mati rasa. Hal ini dapat menyerang penderita diabetes. Penderita bisa mengalami luka tanpa merasa nyeri. Umumnya penderita mengalami luka dan jika tidak segera mendapatkan penanganan bisa menjalar serta menimbulkan penyakit lain. 4. Kerusakan saraf Penyebab rusaknya saraf, bisa akibat infeksi, cedera hingga kegiatan berulang pada bagian tangan. Contoh sederhana, misalnya pada seseorang yang bekerja dan menggunakan mesin bergetar. Maka tangan yang bergetar secara berulang dan dalam waktu yang lama akan menyebabkan tangan kesemutan. Dalam jangka panjang, kerusakan saraf, selain menyebabkan kesemutan, juga bisa mengakibatkan penyakit yang lebih serius, seperti, stroke, multiple sclerosis, hingga tumor otak. Cara mengatasi tangan kesemutan Dalam kondisi yang ringan, keluhan ini memang bisa hilang dengan sendirinya. Jika terjadi pada bagian area tangan akibat CTS, dokter akan memberikanmu saran untuk beristirahat, rutin melakukan gerak, hingga memberikan obat-obatan seperti obat antiinflamasi dan juga diuretik. Selain itu, dokter juga akan menyarankan untuk mengonsumsi multivitamin ataupun sayur-sayuran, hal ini karena kesemutan bisa terjadi akibat kurangnya asupan nutrisi pada tubuh. Kemudian untuk tindakan yang lebih serius, dokter juga akan melakukan pemeriksaan pada tulang ataupun tangan untuk mengetahui penyebab terjadinya nyeri ataupun kesemutan. Segera konsultasikan pada dokter untuk kondisi medis yang kamu rasakan. Pemeriksaan secara berkala dapat meminimalisir resiko terhadap penyakit lain.
Mengenal Telemedicine dan Manfaatnya

Telemedicine adalah konsultasi medis dengan memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dari dokter kepada pasien. Layanan ini bertujuan untuk memberikan pengobatan ataupun bantuan pada pasien yang lokasinya berada cukup jauh dari fasilitas kesehatan. WHO (World Health Organizations) membagi dua jenis telemedicine, yaitu metode asinkronis dan metode sinkronis. Secara garis besar perbedaan dari dua metode ini adalah pada pengiriman data pasien untuk menunjang pemeriksaan oleh dokter. Pada metode asinkronis, pasien akan mengirimkan data pribadi dan keluhan yang ia rasakan atau ingin ia konsultasikan kepada dokter melalui email. Berikutnya dokter akan mempelajari data tersebut untuk mengeluarkan mendiagnosa. Sedangkan dengan metode sinkronis adalah cara pemeriksaan pada pasien dengan media yang lebih interaktif. Biasanya pasien akan berkonsultasi dengan dokter lewat video call. Hal ini tentunya akan membuat komunikasi dua arah terbangun secara lebih lancar antara dokter yang memeriksa dan pasien yang memerlukan bantuan. Namun, awal nya tetap pasien mengirimkan data pribadi serta keluhan dan hal-hal yang ingin mereka konsultasikan pada dokter untuk menjadi dasar mendiagnosa. Keuntungan melakukan telemedicine Layanan ini menjadi solusi mudah untuk mendapatkan informasi dan juga konsultasi dengan dokter. Saat ini beberapa pengembang layanan kesehatan digital bahkan sedang memformulasikan metode baru, yang mana melalui telemedicine akan ditransmisikan dengan data pasien yang memberi sinyal waspada kepada rumah sakit ataupun keluarga terdekat terkait kondisi pasien dalam keadaan darurat. Hal ini menjadi penting karena dapat melakukan pemberian pertolongan pertama pada pasien. Sebagai negara kepulauan, Indonesia termasuk salah satu negara yang cukup mendapatkan manfaat dengan hadirnya layanan ini. Meskipun belum sempurna dan masih terus dalam pengembangan, namun, hadirnya telemedicine ini sangat membantu banyak warga yang tinggal di pelosok dan jauh dari fasilitas kesehatan untuk mendapat informasi kesehatan dengan mudah. Berikut beberapa keuntungan dengan hadirnya layanan ini untuk masyarakat: 1. Warga memiliki kesempatan yang sama Kesehatan adalah hak semua orang. Namun, karena beberapa hal termasuk jarak, banyak masyarakat yang tidak bisa mendapatkan pengobatan secara maksimal. Lewat layanan t telemedicine, kini semua orang bisa berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan pengobatan awal tanpa terhalang jarak. Di negara maju bahkan layanan ini sudah menjadi program kesehatan nasional. Hal ini tentunya bisa menguntungkan untuk warga negara tersebut, karena mereka bisa mendapat layanan kesehatan secara prima tanpa perlu khawatir akan jarak. Beberapa negara yang sudah membuat layanan ini sebagai program kesehatan nasional adalah, Norwegia, Kanada, Australia dan juga Jepang. 2. Meningkatkan kualitas puskesmas Umumnya di sebuah puskesmas, terdapat dokter, perawat dan juga tenaga medis lain. Namun, kelengkapan tenaga medis ini terkadang belum cukup jika terdapat pasien dengan kondisi penyakit yang tidak biasa. Tentunya hal ini membutuhkan bantuan dokter spesialis untuk penanganannya. Dulu, sangat memakan waktu akibat prosedural yang terlalu panjang, jika terdapat kasus seperti itu. Namun, saat ini dokter di puskesmas sudah bisa meminta bantuan kepada dokter spesialis dengan memanfaatkan layanan ini. Tentunya, ini sangat membantu dokter, pasien dan juga perangkat tenaga medis yang ada karena bisa mempersingkat waktu dan juga hal lain akibat keterlambatan penanganan. 3. Memantau penyakit lebih akurat Misalnya pada contoh kasus penyakit seperti diabetes dan juga hipertensi dengan adanya layanan ini dapat membantu untuk memantau secara intensif penyakit tersebut. Pada penyakit diabetes, pemantauan gula darah dan juga tekanan bisa pasien lakukan tanpa harus bertemu dengan dokter secara langsung. 4. Menghemat biaya Dalam jangka panjang, layanan ini juga membantu pasien untuk menghemat biaya pengobatan. Hal ini karena pasien tidak perlu melakukan perjalanan jauh untuk bisa bertemu dengan dokter dan mengeluarkan biaya transportasi. Meskipun banyak memiliki manfaat secara positif, namun layanan ini tidak bisa menggantikan sepenuhnya konsultasi dengan dokter secara langsung. Pada waktu tertentu, pasien tetap perlu memeriksakan kondisi kesehatannya secara langsung untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas dan juga terperinci. Misalnya saja, perlu datang ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan MRI.
Perbedaan Konsultasi Kesehatan Online dan Telemedicine Yang Perlu Kamu Tahu

Konsultasi kesehatan online atau telekonsultasi saat ini sedang banyak diminati oleh masyarakat karena bisa mendapat informasi kesehatan secara lebih mudah. Melalui layanan telekonsultasi, masyarakat tidak perlu datang langsung ke rumah sakit. Telekonsultasi juga mirip dengan metode telemedicine. Keduanya memang berkaitan erat, namun ada juga beberapa perbedaan yang cukup signifikan termasuk pada penerapannya. Dalam peraturan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2019 No 20, Kemenkes memberikan informasi terkait definisi hingga penjelasan detail mengenai perbedaan telemedicine dan telekonsultasi. Walaupun demikian peraturan Kementrian Kesehatan tahun 2019 No 20, hanya mengatur fasilitas kesehatan antara metode telemedicine dan juga konsultasi kesehatan online. Penerapannya, baik telemedicine maupun konsultasi online bisa pasien lakukan lewat kecanggihan teknologi informasi. Mengenal konsultasi kesehatan online/telekonsultasi Dalam peraturan Kementerian Kesehatan tahun 20019 No 20, telekonsultasi adalah bentuk pelayanan konsultasi kesehatan yang dilakukan dari jarak jauh untuk membantu pasien dan memberikan pertimbangan atau diagnosis. Pelaksanaan telekonsultasi bisa secara tertulis, melalui suara, ataupun dengan video. Sama seperti konsultasi secara tatap muka atau langsung, pada metode telekonsultasi, pasien juga wajib memberikan riwayat rekam medis kepada dokter. Rumah sakit yang menjalankan metode atau pelayanan telekonsultasi juga harus menaati peraturan-peraturan Kementerian Kesehatan RI buat. Mengenal telemedicine Dalam peraturan Kementerian Kesehatan tahun 20019 No 20, telemedicine adalah metode pemeriksaan kesehatan dari dokter profesional kepada pasien dengan memanfaatkan teknologi dan komunikasi. Layanan telemedicine ini umumnya mencakup pertukaran informasi diagnosis, penelitian, evaluasi penyakit, pengobatan hingga pelatihan berkelanjutan pada penyedia layanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas kesehatan pada masyarakat. Dalam peraturan tersebut, telemedicine untuk antar fasilitas pelayanan kesehatan. Pelayanan telemedicine hanya untuk tenaga kesehatan profesional yang telah tersertifikasi serta memiliki izin praktek pada fasilitas pelayanan kesehatan. Perbedaan telemedicine dan konsultasi kesehatan online Dari penjelasan sebelumnya, kita dapat melihat perbedaan antara telekonsultasi dan juga telemedicine. Telekonsultasi adalah bagian dari telemedicine dengan cakupan lebih sempit. Sedangkan telemedicine adalah layanan kesehatan jarak jauh dengan cakupan lebih luas dan secara online. Cakupan konsultasi online: Komunikasi pasien dengan dokter terkait keluhan atau penyakit yang mereka alami, Dokter akan mendiagnosis pasien, Setelah selesai pemeriksaan, dokter akan memberikan saran kepada pasien, mulai dari pengobatan hingga tindakan medis yang perlu mereka jalani. Cakupan telemedicine: Teleradiologi, Tele-elektrokardiografi, Tele-ultrasonografi, Telekonsultasi klinis. Dalam peraturan Kementrian Kesehatan tahun 2019 No. 20 tentang layanan telekonsultasi saat ini belum mengatur secara rinci terkait pelaksanaanya. Namun, saat ini tiap layananan aplikasi maupun rumah sakit sudah memiliki prosedur dan syarat tersendiri dalam penerapannya. Penerapan konsultasi kesehatan online bisa dengan chat atau obrolan. Biasanya pasien tetap perlu melakukan pendaftaran sebelum berkonsultasi. Telekonsultasi juga bisa dengan videocall. Telekonsultasi dengan video mirip dengan pemeriksaan kesehatan secara tatap muka ataupun langsung dengan dokter yang memeriksa. Hal ini karena lewat video, keluhan yang pasien rasakan bisa langsung dimengerti atau ditangkap oleh dokter dan bisa segera pemberiam solusi tindakan medis terbaik.
Konsultasi Dokter Online, Yuk Ketahui Lebih Lanjut

Konsultasi dokter online saat ini sedang booming dan banyak digunakan terutama semenjak pandemi. Hal ini tentunya karena membawa kemudahan untuk masyarakat jadi bisa dengan mudah mengetahui kondisi kesehatannya tanpa perlu berkunjung ke rumah sakit dan bertemu dokter secara langsung. Kebanyakan orang yang melakukan berkonsultasi secara daring adalah mereka yang mengalami keluhan penyakit ringan. Biasanya,sebagian besar masyarakat memanfaatkan layanan ini untuk mendapatkan informasi awal terkait penyakit yang mereka derita serta tindakan sederhana atau pengobatan awal yang bisa mereka lakukan di rumah. Keuntungan konsultasi dokter online Semenjak terjadinya pandemi dua tahun terakhir, salah satu jalan untuk mendapatkan informasi kesehatan tanpa perlu datang ke rumah sakit ataupun klinik adalah dengan layanan ini. Masyarakat bisa memanfaatkan kemajuan teknologi yang sudah kian maju ini. Berikut beberapa keuntungan konsultasi dokter online yang perlu kamu tahu: 1. Bebas Antre Dengan memanfaatkan layanan ini, kamu bisa mendapatkan informasi kesehatan sekaligus pemeriksaan, tanpa harus mengantre. Selain itu, kamu juga bisa membeli resep obat yang dokter sarankan tanpa harus menunggu antrean. 2. Bisa dilakukan dari rumah Kamu hanya perlu membuka peralatan komunikasi untuk dapat berkonsultasi sesuai dengan kebutuhan dari rumah. 3. Obat bisa antar ke rumah Pembelian obat bisa juga kamu lakukan secara online dan akan ada kurir yang mengantarnya ke rumah. 4. Lebih hemat dan praktis Tanpa harus pergi ke luar, tentunya layanan ini bisa menghemat biaya. Jika sebelumnya memerlukan biaya untuk ongkos menuju rumah sakit ataupun klinik, kini dengan menggunakan smartphone ataupun gadget, kamu sudah bisa melakukan berkonsultasi dengan dokter dari rumah sesuai kebutuhan. Kekurangan Konsultasi Dokter Online Walaupun memiliki kelebihan, tetap konsultasi dokter online tidak sepenuhnya bisa menggantikan konsultasi dokter secara langsung. Hal ini karena pemeriksaan fisik, seperti mendengarkan detak jantung hingga keperluan pemeriksaan lain, seperti MRI atau CT Scan tidak bisa dokter melakukannya secara online. Sebagian besar layanan ini hanya mengandalkan informasi keluhan pada pasien sehingga penanganan yang mungkin akan tenaga medis berika kurang bisa maksimal jika melakukannya dengan pemeriksaan secara langsung. Selain itu, pasien tidak bisa mendapat penanganan cepat untuk beberapa penyakit khusus yang tergolong dalam penyakit berat, jenis obat yang mungkin tenaga medis resepkan juga umumnya terbatas. Baik konsultasi secara langsung maupun online tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kamu bisa bijak memilih dan menentukan yang terbaik sesuai dengan kebutuhan. Konsultasi dokter online bisa dilakukan untuk penanganan penyakit yang tergolong umum, sedangkan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan detail, konsultasi secara tatap muka adalah pilihan terbaik.
Nyeri Tulang, Kira-Kira Apa Saja Ya Penyebabnya?

Nyeri tulang, penyebabnya bisa karena beberapa hal. Namun, baru-baru ini keluhan ini ternyata menjadi salah satu dari gejala COVID-19. Pandemi yang sudah berlangsung hampir dua tahun membuat banyak orang lebih peduli pada kesehatan. Munculnya varian dan mutasi baru pada virus corona membuat banyak orang semakin aware dengan gejala yang mengiringi penyakit ini. Nyeri tulang maupun sendi, akan dirasakan pada seorang pasien yang terkonfirmasi positif terinfeksi COVID-19. Pada juli 2020 lalu, terdapat penelitian terkait nyeri tulang pada pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Wiley Public Health Emergency Collection dalam studi berjudul The first Reactive Arthritis case Associated with COVID‐19, melaporkan sebuah temuan kasus, seorang pria di Turkin terkonfirmasi positif COVID-19 dan setelahnya mengalami nyeri tulang. Pria tersebut mendapat penanganan serius dari tenaga medis dan juga pengobatan intensif selama beberapa hari sehingga berangsur pulih setelah beberapa gejala awal menghilang seperti batuk dan juga demam. Namun, yang mengagetkan adalah keluhan baru yang muncul setelah sembuhnya dari serangan COVID-19 yaitu pembengkakan dan nyeri pada tulang dan juga sendi pasien. Namun, keluhan ini tidak selalu menandakan gejala COVID-19, tapi juga bisa karena beberapa faktor. Dalam artikel kali ini, akan membahas apa saja faktor penyebab keluhan satu ini yang sebenarnya cukup umum terjadi. Apa yang menyebabkan nyeri tulang? Padatnya rutinitas harian, dapat membuat tulang bekerja melebihi kemampuannya setiap hari. Umumnya, terdapat 5 penyebab atau faktor risiko yang menjadi penyebab dari keluhan yang banyak orang alami, Trauma (Cedera) Trauma pada tulang, umumnya dialami oleh usia muda, hal ini bisa akibat dari kesalahan atau cedera dalam berolahraga hingga terjadinya kecelakaan yang menyebabkan patah tulang. Infeksi Selain karena cedera, penyebab keluhan ini lainnya adalah karena virus yang menyerang tubuh. Virus yang menyerang tubuh ini erat kaitannya dengan keluhan nyeri pada seseorang dan bisa terjadi secara tiba-tiba. Umumnya, pada awal penderita akan mengalami pegal-pegal dan juga demam. Pada kasus pertama yang di Turki beberapa waktu silam, penderita COVID-19 mengalami pembengkakan dan nyeri tulang dan juga sendi setelah terkonfirmasi positif COVID-19. Tumor Banyak yang tidak sadar bahwa, nyeri tulang maupun sendi adalah sebuah alarm atau peringatan dari anggota tubuh yang bermasalah dan perlu penanganan lebih lanjut. Nyeri yang muncul tersebut bisa menjadi pertanda adanya tumor pada bagian tubuh dan membutuhkan penanganan lebih lanjut. Genetik selanjutnya, faktor genetik juga berpengaruh pada seseorang sehingga sering mengalami keluhan satu ini. Namun, pengobatan secara serius dan juga intensif bisa meminimalisir kemungkinan terburuk dari keluhan sakit pada tulang. Sebaiknya melakukan konsultasi lebih dulu dengan dokter. Usia Bertambahnya usia tentu juga berpengaruh pada kualitas dan juga kekuatan tulang, namun hal ini sebetulnya bisa kita cegah sejak dini jika rutin melakukan aktivitas dan kebiasaan sehat selagi muda. Selain itu juga menjadi hal penting untuk kita semua tahu akan kondisi dan karakteristik tubuh kita terutama bagian tulang. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dokter maupun tenaga medis memberikan solusi yang tepat ataupun tindakan terbaik untuk meminimalisir nyeri pada bagian tulang. Umumnya, kebanyakan masyarakat kita memilih obat pereda nyeri sebagai pilihan awal untuk menangani keluhan ini. Namun, juga jangan ragu untuk langsung berkonsultasi pada dokter maupun tenaga medis agar bisa mendapat solusi terbaik dan mengurangi sakit berlanjut. Perbedaan Nyeri Tulang Akibat COVID-19 dan Nyeri Biasa Munculnya gejala baru setelah seseorang terkonfirmasi terinfeksi positif COVID-19 memang mengejutkan banyak kalangan. Namun, beberapa hal yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana perbedaan nyeri pada tulang dan sendi akibat COVID-19 dan juga nyeri pada tulang biasa. Nyeri tulang dan sendi akibat kelelahan beraktivitas biasanya terjadi pada satu area atau beberapa bagian tubuh saja. Sedangkan pada COVID-19 dapat terjadi menyeluruh pada anggota tubuh. Selain itu, keluhan akibat COVID-19 juga bisa berlangsung selama beberapa hari antara 2-3 hari. Berikutnya, biasanya penderita akan mengalami demam, sesak nafas, penurunan indera perasa dan juga kondisi tubuh yang tiba-tiba menggigil. Untuk selain COVID-19, kamu bisa melakukan konsultasi dengan dokter dan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pastinya. Baca Juga: Dokter Spesialis Tulang Belakang di Jakarta
Soal Operasi Tulang Belakang Yang Perlu Kamu Ketahui
Operasi tulang belakang adalah tindakan medis untuk membantu menghilangkan nyeri pada tulang belakang ataupun punggung. Berlangsungnya pandemi selama 2 tahun terakhir, membuat banyak aktivitas dikerjakan dari rumah. Seperti kegiatan bekerja dari rumah (Work From Home), seseorang dapat menghabiskan waktu selama berjam-jam depan layar untuk duduk dan mengerjakan tugas-tugasnya. Keluhan yang kerap kali muncul adalah nyeri pada tulang bagian belakang. Salah satu tindakan medis untuk membantu menghilangkan keluhan nyeri ini adalah dengan melakukan tindakan operasi tulang belakang. Tindakan medis ini bervariasi bergantung dari tingkat nyeri yang penderita alami. Tindakan operasi tulang belakang juga bertujuan untuk menghilangkan rasa nyeri ataupun keluhan yang pasien alami pada anggota tubuh seperti tangan ataupun kaki yang penyebabnya oleh gangguan saraf tulang belakang. Sebelum melakukan tindakan operasi, biasanya pasien sudah lebih dulu melakukan beberapa tindakan medis lain, seperti meminum obat-obatan berdasarkan resep dokter, melakukan fisioterapi ataupun menggunakan alat bantu penyangga seperti branch. Namun, jika beberapa langkah tersebut tidak memberikan sinyal yang cukup baik terhadap tubuh, maka dokter akan menganjurkan untuk melakukan tindakan operasi tulang belakang. Siapa yang perlu melakukan operasi tulang belakang? Melakukan tindakan medis berupa operasi tulang belakang pada pasien dengan kondisi yang cukup serius. Yang mana pasien sudah mengalami nyeri pada bagian punggung secara terus-menerus, selain itu sebelumnya pasien juga sudah melakukan berbagai tindakan medis lain namun tidak juga menimbulkan hasil yang optimal. Tindakan medis ini, bisa pasien pilih jika sudah mengalami mati rasa pada salah satu lengan ataupun kaki. Hal ini dapat terjadi akibat adanya tekanan pada bagian saraf tulang belakang. Gangguan tersebut bisa muncul karena cakram pada tulang belakang ataupun pertumbuhan taji tulang pada bagian belakang mengalami osteoarthritis. Mengutip dari American Society of Anesthesiologists, tindakan medis ini juga bisa anjurkan pada pasien yang mengalami tumor, infeksi ataupun masalah lain pada akar saraf bagian belakang atau gangguan sindrom cauda equina. Pesiapan apa saja sebelum melakukan operasi? Persiapan terbaik tentunya sangat pasien perlukan sebelum memutuskan untuk melakukan operasi. Hal ini penting untuk memastikan kesiapan pasien sebelum melaksanakan tindakan medis ini. Pasien perlu mengkomunikasikan terkait alergi obat yang ia miliki ataupun kondisi perencanaan kandungan sebelum melakukan tindakan medis ini. Khusus untuk pasien yang berstatus perokok aktif, dokter meminta untuk berhenti merokok dan juga pada pasien yang biasa mengonsumsi obat pengencer darah. Dokter akan menyarankan pasien untuk berhenti sebelum tindakan medis dengan rekomendasi dari dokter yang akan menangani. Sebelum memulai tindakan ini, biasanya dokter menganjurkan untuk berpuasa. Selain itu pasien juga akan menjalani serangkaian pemeriksaan seperti tes darah, rontgen ataupun MRI untuk mengecek kondisi terkini tulang belakang sebelum melakukan tindakan medis satu ini. Jenis-jenis operasi pada kasus ini Tindakan medis ini umumnya terbagi menjadi dua, yaitu dengan teknik operasi dekompresi dan juga dengan teknik operasi stabilisasi. Dua tindakan medis ini sama-sama bertujuan untuk menghilangkan nyeri hingga kemungkinan kelumpuhan yang pasien akan alami akibat gangguan saraf pada bagian tersebut. Secara spesifik, operasi dengan teknik dekompresi bertujuan untuk menghilangkan nyeri dengan cara menghilangkan bagian yang menekan pada bagian tersebut. Sedangkan, pada teknik stabilisasi, yaitu tindakan medis yang bertujuan untuk mencegah munculnya kembali tekanan pada bagian tersebut. Dalam kondisi tertentu, kedua tindakan medis ini dapat melakukannya dalam waktu yang bersamaan.
Klinik Tulang Belakang Terbaik di Indonesia

Klinik tulang belakang Lamina Pain and Spine Center menjadi tempat rujukan pertama untuk pasien dengan keluhan nyeri tulang belakang. Kini, masyarakan tak perlu lagi berobat jauh-jauh ke luar negeri. Nyeri tulang belakang yang kebanayakan orang alami, biasanya terjadi pada ruas tulang belakang bagian leher, punggung atas, tengah, bawah dan juga tulang ekor. Keluhan yang sering muncul keluhan nyeri adalah pada bagian punggung bawah dan juga leher. Hal ini karena dua bagian tubuh tersebut paling rentan mengalami cedera, gangguan ataupun ketegangan karena fungsinya yaitu menahan dan mengatur postur tubuh manusia. Selain itu, bagian punggung bawah dan juga leher lebih sering mengalami nyeri karena sering melakukan gerakan memutar dan juga membungkuk saat beraktivitas harian. Karena bersifat sementara, sebagian orang menganggap nyeri yang muncul sebagai sesuatu yang biasa. Namun, perlunya tindakan preventif dan juga serius sangat kita perlukan untuk menghilangkan nyeri agar tidak kembali muncul kemudian hari. Kapan harus pergi ke klinik tulang belakang? Penyebab terjadinya kelainan pada tulang belakang bisa karena masalah kesehatan seperti pengeroposan tulang atau osteoporosis, percepatan pertumbuhan atau penyakit schuermann, hingga kanker tulang. Selain itu penyakit tulang belakang juga dapat disebabkan oleh genetik atau kelainan bawaan lahir, hingga cedera akibat aktivitas tertentu. Ketika kamu mengalami nyeri pada bagian tulang belakang selama berhari-hari dan tidak menunjukan perkembangan ke arah yang baik, waktunya untuk kamu melakukan konsultasi dengan dokter di klinik tulang belakang Lamina Pain and Spine Center. Konsultasi dengan dokter dapat membantu mendiagnosis yang kamu alami dan juga pengobatan yang tepat. Lamina Pain and Spine Center terbaik di Indonesia Lamina Pain and Spine Center memiliki keunggulan sistem one stop service. Didukung oleh teknologi medis yang canggih dan juga terkini mulai dari endoskopi, laser, radio frekuensi dan alat untik mediagnosis dan juga rehabilitasi medik. Pasien tidak perlu khawatir, karena yang akan menanganinya adalah tim dokter spesialis yang sudah ahli dan berpengalaman dalam bidangnya. Pilihan metode tindakan PECD Percutaneous Endoscopic Cervical Discectomy (PECD), adalah tindakan medis terbaik untuk menyembuhkan nyeri saraf terjepit di Klinik Tulang Belakang Lamina Pain and Spine Center. Teknik PECD ini mengobati jepitan saraf pada area leher dengan menghilangkan benjolan bantalan sendi yang menjepit saraf tulang belakang. PELD Percutaneous Endoskopi Lumbar Discectomy (PELD), tindakan medis yang cepat dan aman untuk pengobatan saraf kejepit di Lamina Pain and Spine Center. Terapi PELD dengan memotong dan mengambil inti bantalan sendi yang mengeras dan menekan saraf. Keduanya yang menjadi penyebab nyeri pada tulang belakang. PSLD Percutaneous Stenoscopic Lumbar Decompression (PSLD) adalah tindakan medis untuk menyembuhkan nyeri saraf terjepit tanpa operasi. Dan hanya memerlukan waktu 45 menit. Lamina Pain and Spine Center, adalah salah satu klinik tulang belakang yang dapat mengerjakan tindakan medis paling modern ini. Sebelum melakukan tindakan PSLD tim dokter berpengalaman dari Lamina Pain and Spine Center akan melakukan pemeriksaan intensif dan juga juga neurologis. Pasien terlebih dahulu akan melakukan serangkaian pemeriksaan seperti rontgen atau MRI. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui penyebab, titik nyeri dan juga tindakan tepat yang akan dokter ambil.