Restless leg syndrome atau RLS merupakan gangguan sistem saraf (neurologis) yang menimbulkan dorongan besar tak tertahankan atau tidak terkontrol untuk menggerakkan kaki yang sebelumnya disertai dengan rasa tidak nyaman di area kaki.

Setelah tertidur, kaki akan mulai tersentak sehingga dapat membuat Anda terbangun sehingga kualitas tidur Anda menjadi berkurang karena tidur tidak nyenyak dan menambah rasa lelah di keesokan harinya.

Dorongan menggerakkan kaki ini biasanya diawali dengan adanya sensasi yang tidak nyaman di kaki (betis atau paha), seperti:

Penyebab Restless Leg Syndrome

Beberapa penyebab yang diduga dapat menyebabkan restless leg syndrome, antara lain:

  1. Kehamilan
  2. Gagal ginjal stadium akhir
  3. Kekurangan zat besi (restless leg syndrome terjadi pada orang-orang dengan anemia defisiensi zat besi)
  4. Reaksi simpang obat
  5. Kekurangan asam folat, vitamin B12 dan magnesium
  6. Polineuropati (gangguan fungsi atau struktur mengenai banyak saraf tepi)
  7. Masalah pada endokrin seperti diabetes, hipotiroid
  8. Masalah pada ruas tulang belakang
  9. Parkinson
  10. Amiloidosis
  11. Asupan kafein tinggi
  12. Obesitas
  13. Obat-obatan tertentu

Kriteria

Berdasarkan International Restless Legs Syndrome Study Group (IRLSSG), terdapat 5 kriteria yang menandakan Anda positif mengalami RLS, yaitu:

Tanda lain kemungkinan Anda mengalami restless leg syndrome antara lain:

Perjalanan klinis dapat berupa:

Restless leg syndrome dapat terjadi pada segala usia namun tersering pada usia pertengahan atau lanjut. Perempuan berisiko lebih tinggi vs perempuan.

Selain itu RLS ini dapat menyebabkan penurunan kualitas tidur karena rasa tidak nyaman dan dorongan untuk menggerakkan kaki menimbulkan insomnia sehingga kualitas hidup bisa terganggu.

Area yang sering mengalami restless leg syndrome ini biasanya tungkai bawah, sekitar betis.

Langkah Sehat Hindari Restless Leg Syndrome

mandi air hangat redakanRLS
Mandi air hangat redakan restless leg syndrome

Terdapat beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari restless leg syndrome ini, antara lain ;

Penanganan Seperti Apa?

Penanganan restless leg syndrome bergantung pada intensitas gejala. Utamakan dalam perbaikan kualitas hidup karena RLS dapat menyebabkan insomnia atau terganggunya kualitas tidur di malam hari.

Penyakit penyerta juga harus diatasi seperti diabetes, hipertiroid, dan lainnya.

Baca juga : Dislokasi tempurung lutut

Ada beberapa langkah sehat atau non-obat (jika gejalanya tergolong ringan) untuk membantu menangani RLS ini bisa dengan beberapa cara, antara lain:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *